PPATK Bongkar Dugaan Penyembunyian Omzet Rp12,49 Triliun di Sektor Tekstil

Jumat, 30 Januari 2026 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas PKH dan aparat penegak hukum melakukan penertiban lokasi tambang emas ilegal yang diduga terlibat perputaran dana Rp992 triliun berdasarkan temuan PPATK. (Posnews/Ist)

Petugas Satgas PKH dan aparat penegak hukum melakukan penertiban lokasi tambang emas ilegal yang diduga terlibat perputaran dana Rp992 triliun berdasarkan temuan PPATK. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali menggegerkan publik.

Lembaga intelijen keuangan nasional ini menemukan dugaan penyembunyian omzet fantastis hingga Rp12,49 triliun di sektor perdagangan tekstil.

PPATK mengungkap pihak tertentu menyiasati penjualan ilegal dengan menampung aliran dana melalui rekening karyawan dan rekening pribadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu temuan signifikan terdapat pada sektor perdagangan tekstil, di mana pihak tertentu diduga menyembunyikan omzet hingga Rp12,49 triliun dengan menggunakan rekening karyawan atau pribadi,” demikian keterangan PPATK, Kamis (29/1/2026).

Meski temuan ini menyita perhatian publik, PPATK belum mengungkap identitas perusahaan maupun oknum yang terlibat dalam dugaan praktik tersebut.

Mengamankan Penerimaan Negara

Di sisi lain, kinerja PPATK terus menunjukkan hasil signifikan. Melalui kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak, PPATK berhasil mengamankan penerimaan negara sebesar Rp18,64 triliun selama periode 2020 hingga Oktober 2025.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Nasional dan Internasional, Rp80 Miliar Disita

Sepanjang tahun 2025 saja, PPATK telah menghasilkan 173 Hasil Analisis, 4 Hasil Pemeriksaan, serta 1 Informasi strategis di sektor fiskal.

Total nilai transaksi yang dianalisis mencapai Rp934 triliun, angka yang mencerminkan besarnya potensi risiko keuangan nasional.

Sebelumnya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor untuk menjaga integritas sistem keuangan nasional.

Salah satu bukti nyata kolaborasi tersebut terlihat dari penurunan transaksi perjudian online pada 2025.

“Tercatat sebesar Rp286,84 triliun, turun 20 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp359,81 triliun,” ujar Ivan.

Baca Juga :  Diplomasi PBB: Tiongkok Dorong Solusi Politik Ukraina

Ivan menambahkan, penurunan ini merupakan yang pertama kali terjadi, hasil sinergi kuat antara sektor pemerintah dan swasta dalam menekan praktik perjudian online yang berdampak luas pada sosial ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, Ivan menilai kolaborasi tersebut menjadi nilai tambah bagi Indonesia dalam menghadapi Mutual Evaluation Review (MER) FATF 2029/2030.

Meski demikian, PPATK masih menemukan kesenjangan serius antara Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) dari pihak pelapor dan hasil National Risk Assessment (NRA) Indonesia.

Kesenjangan ini terlihat dari over-reporting transaksi berisiko rendah dan under-reporting transaksi berisiko tinggi.

PPATK menegaskan perlunya sinergi kuat antar pihak untuk menekan ketimpangan dan memperkuat sistem keuangan nasional. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terbaru

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB

Penderitaan di bawah kuasa geng. Sekretaris Jenderal PBB AntĂłnio Guterres mengunjungi Haiti guna menyaksikan langsung krisis kemanusiaan dan pengungsian massal akibat dominasi geng Viv Ansanm. Dok: (AP Photo/Danica Coto)

INTERNASIONAL

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:48 WIB

Ketegangan di perairan internasional. Sebuah kapal fregat militer Rusia melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal pesiar berbendera Inggris di Selat Inggris. Dok: (AP Photo, File)

INTERNASIONAL

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:31 WIB