China dan Uruguay Perkuat Sinergi: Xi Jinping Dorong Kerja

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Navigasi hubungan adidaya. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan tiba di Beijing guna melakukan pembicaraan tatap muka perdana dalam enam bulan dengan Presiden Xi Jinping, membawa agenda ekonomi besar di tengah ketegangan perang Iran. Dok: Istimewa.

Navigasi hubungan adidaya. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan tiba di Beijing guna melakukan pembicaraan tatap muka perdana dalam enam bulan dengan Presiden Xi Jinping, membawa agenda ekonomi besar di tengah ketegangan perang Iran. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – China dan Uruguay sepakat untuk memperkuat penyelarasan strategi pembangunan kedua negara. Kesepakatan ini muncul dalam pembicaraan resmi antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Uruguay Yamandú Orsi di Beijing pada Selasa (3/2).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Xi menyerukan pendalaman kerja sama di berbagai sektor kunci. Bidang-bidang tersebut meliputi ekonomi, perdagangan, keuangan, pertanian, peternakan, serta konstruksi infrastruktur dan teknologi informasi (ICT).

Eksplorasi Bidang Teknologi Masa Depan

Selain sektor tradisional, Presiden Xi mendorong kedua pihak untuk menggali potensi kerja sama di bidang-bidang berkembang. Fokus utama terletak pada pembangunan hijau, ekonomi digital, kecerdasan buatan (AI), dan energi bersih.

Langkah ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan transformasi industri di kedua negara. “China dan Uruguay harus terus saling mendukung secara teguh pada kepentingan inti dan perhatian utama masing-masing,” ujar Xi Jinping dalam pernyataan resminya. Ia juga menekankan pentingnya pertukaran pengalaman dalam tata kelola pemerintahan untuk memperdalam rasa saling percaya strategis.

Baca Juga :  Tarif Parkir Jadi Biang, Jukir di Kelapa Gading Aniaya Pemotor Pakai Pipa Besi

Dukungan Regional untuk Amerika Latin

Xi Jinping menegaskan kembali dukungan China terhadap negara-negara Amerika Latin dan Karibia (LAC) dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan mereka. China secara konsisten menempatkan hubungan dengan kawasan LAC sebagai prioritas penting dalam diplomasi luar negerinya.

Secara khusus, China mendukung Uruguay yang tengah memegang kepemimpinan bergilir di Komunitas Negara Amerika Latin dan Karibia (CELAC) serta Pasar Umum Selatan (Mercosur). Beijing menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan Uruguay untuk memajukan pembangunan komunitas China-LAC dengan masa depan bersama.

Baca Juga :  Gasak Uang Rp4,3 Juta dari Brankas Restoran, Polisi Cokok Eks Supervisor di Pademangan

Penandatanganan Dokumen Kerja Sama

Sebagai bukti nyata dari penguatan hubungan ini, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan lebih dari 10 dokumen kerja sama. Berkas-berkas tersebut mencakup berbagai bidang strategis, termasuk investasi dan perdagangan internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan Presiden Yamandú Orsi ke Beijing ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral China-Uruguay. Kesepakatan yang tercapai diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi melalui sinergi infrastruktur dan inovasi teknologi tinggi di masa depan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator Republik Ragukan Rencana Keamanan Gedung Putih
Kemlu RI Update Tragedi Kapal WNI di Malaysia: 23 Selamat, Pencarian Masih Berlanjut
KemenHAM–BNNP DKI Kolaborasi Tangani Narkoba di Manggarai, Perkuat Program Kampung REDAM
BMKG Prediksi Hujan Guyur Jabodetabek Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Trump Tegaskan Tak Butuh Bantuan China Akhiri Perang Iran
ART di Bekasi Curi Emas Majikan 50 Gram, Uangnya Diduga untuk ‘Pengganda Uang Gaib’
Mendag Pastikan Harga Sembako Stabil, MinyaKita di Jawa-Sumatra Sesuai HET Rp15.700 per Liter
Prabowo: 10 Ribu Puskesmas Tak Pernah Diperbaiki 30 Tahun, Dana Sitaan Koruptor Dipakai Renovasi

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:34 WIB

Senator Republik Ragukan Rencana Keamanan Gedung Putih

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:20 WIB

Kemlu RI Update Tragedi Kapal WNI di Malaysia: 23 Selamat, Pencarian Masih Berlanjut

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:08 WIB

KemenHAM–BNNP DKI Kolaborasi Tangani Narkoba di Manggarai, Perkuat Program Kampung REDAM

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:51 WIB

BMKG Prediksi Hujan Guyur Jabodetabek Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:31 WIB

Trump Tegaskan Tak Butuh Bantuan China Akhiri Perang Iran

Berita Terbaru

Para senator Republik menuntut rincian lebih dalam atas usulan anggaran $1 miliar dari Secret Service, termasuk dana $220 juta guna mengamankan ruang dansa baru Presiden Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Senator Republik Ragukan Rencana Keamanan Gedung Putih

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:34 WIB

Diplomasi penuh percaya diri. Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat mampu memenangkan perang melawan Iran secara mandiri saat harga minyak mentah Brent melonjak melampaui USD 107 per barel akibat blokade Selat Hormuz. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

Trump Tegaskan Tak Butuh Bantuan China Akhiri Perang Iran

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:31 WIB