Xi Jinping Tetapkan 2026 sebagai Tahun Persahabatan China-Laos

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Membangun masa depan bersama. Presiden Xi Jinping dan Presiden Yamandú Orsi sepakat memperdalam kemitraan strategis melalui inovasi teknologi dan penguatan ekonomi regional. Dok: Istimewa.

Membangun masa depan bersama. Presiden Xi Jinping dan Presiden Yamandú Orsi sepakat memperdalam kemitraan strategis melalui inovasi teknologi dan penguatan ekonomi regional. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Presiden Tiongkok Xi Jinping dan pemimpin tertinggi Laos Thongloun Sisoulith sepakat untuk menetapkan tahun 2026 sebagai “Tahun Persahabatan China-Laos”. Keputusan ini menandai babak baru dalam upaya mempererat hubungan bilateral yang didasarkan pada visi “Komunitas dengan Masa Depan Bersama”.

Dalam surat balasannya pada Kamis, Xi Jinping juga menyetujui peluncuran rangkaian acara perayaan besar-besaran sepanjang tahun tersebut. Selain merayakan persahabatan, momentum ini juga menandai peringatan 65 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Beijing dan Vientiane.

Hubungan di Titik Terbaik dalam Sejarah

Xi Jinping mencatat bahwa China dan Laos bukan sekadar tetangga yang terhubung oleh gunung dan sungai, melainkan kawan serta mitra yang berbagi cita-cita yang sama. Menurutnya, hubungan kedua negara saat ini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah dengan prospek pengembangan yang sangat luas.

Baca Juga :  Tragedi Remaja Surabaya: Bukan Ojol Dianiaya di Sampang, Ayah Tepis Isu Pergaulan Bebas

“China selalu memandang hubungannya dengan Laos dari ketinggian strategis dan perspektif jangka panjang,” ujar Xi Jinping. Ia menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kedua belah pihak telah berhasil menghadapi berbagai tantangan melalui persatuan dan kolaborasi. Kerja sama ini telah membawa manfaat nyata bagi rakyat kedua negara, terutama melalui dukungan timbal balik pada isu-isu kepentingan inti masing-masing.

Komitmen Laos terhadap Kerja Sama Berkualitas Tinggi

Sementara itu, dalam pesan tahun barunya kepada Xi Jinping, Presiden Thongloun Sisoulith memuji bimbingan strategis Xi yang telah memperdalam kepercayaan politik timbal balik. Thongloun menegaskan bahwa persahabatan tradisional Laos-China telah membuahkan hasil yang sangat bermanfaat di berbagai sektor.

Thongloun berjanji akan menginstruksikan berbagai departemen di negaranya untuk bekerja sama erat dengan pihak Tiongkok. Fokus utamanya adalah memastikan keberhasilan “Tahun Persahabatan” dan membangun komunitas masa depan bersama dengan standar, kualitas, dan level yang tinggi. Ia berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi pembangunan komunitas masa depan bersama bagi seluruh umat manusia.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Jabodetabek Dua Hari ke Depan

Stabilitas Regional dan Keamanan Strategis

Penetapan tahun 2026 sebagai tahun persahabatan ini juga membawa misi perdamaian yang lebih luas di kawasan Asia. Xi Jinping menyatakan kesiapannya untuk membawa pembangunan komunitas China-Laos ke garda terdepan dalam hubungan antar-negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran regional. Dengan memperkuat koordinasi strategis dan memperdalam kerja sama praktis, kedua pemimpin optimis dapat mengangkat hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi di era baru ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB