BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Presiden Tiongkok Xi Jinping dan pemimpin tertinggi Laos Thongloun Sisoulith sepakat untuk menetapkan tahun 2026 sebagai “Tahun Persahabatan China-Laos”. Keputusan ini menandai babak baru dalam upaya mempererat hubungan bilateral yang didasarkan pada visi “Komunitas dengan Masa Depan Bersama”.
Dalam surat balasannya pada Kamis, Xi Jinping juga menyetujui peluncuran rangkaian acara perayaan besar-besaran sepanjang tahun tersebut. Selain merayakan persahabatan, momentum ini juga menandai peringatan 65 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Beijing dan Vientiane.
Hubungan di Titik Terbaik dalam Sejarah
Xi Jinping mencatat bahwa China dan Laos bukan sekadar tetangga yang terhubung oleh gunung dan sungai, melainkan kawan serta mitra yang berbagi cita-cita yang sama. Menurutnya, hubungan kedua negara saat ini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah dengan prospek pengembangan yang sangat luas.
“China selalu memandang hubungannya dengan Laos dari ketinggian strategis dan perspektif jangka panjang,” ujar Xi Jinping. Ia menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kedua belah pihak telah berhasil menghadapi berbagai tantangan melalui persatuan dan kolaborasi. Kerja sama ini telah membawa manfaat nyata bagi rakyat kedua negara, terutama melalui dukungan timbal balik pada isu-isu kepentingan inti masing-masing.
Komitmen Laos terhadap Kerja Sama Berkualitas Tinggi
Sementara itu, dalam pesan tahun barunya kepada Xi Jinping, Presiden Thongloun Sisoulith memuji bimbingan strategis Xi yang telah memperdalam kepercayaan politik timbal balik. Thongloun menegaskan bahwa persahabatan tradisional Laos-China telah membuahkan hasil yang sangat bermanfaat di berbagai sektor.
Thongloun berjanji akan menginstruksikan berbagai departemen di negaranya untuk bekerja sama erat dengan pihak Tiongkok. Fokus utamanya adalah memastikan keberhasilan “Tahun Persahabatan” dan membangun komunitas masa depan bersama dengan standar, kualitas, dan level yang tinggi. Ia berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi pembangunan komunitas masa depan bersama bagi seluruh umat manusia.
Stabilitas Regional dan Keamanan Strategis
Penetapan tahun 2026 sebagai tahun persahabatan ini juga membawa misi perdamaian yang lebih luas di kawasan Asia. Xi Jinping menyatakan kesiapannya untuk membawa pembangunan komunitas China-Laos ke garda terdepan dalam hubungan antar-negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran regional. Dengan memperkuat koordinasi strategis dan memperdalam kerja sama praktis, kedua pemimpin optimis dapat mengangkat hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi di era baru ini.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















