55 Tahun Kemitraan China-Nigeria: Perkuat Aliansi

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Misi damai mitra strategis. Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menlu Pakistan Ishaq Dar berkoordinasi untuk mengaktifkan kembali meja perundingan guna mencegah meluasnya perang Iran di Timur Tengah. Dok: Istimewa.

Misi damai mitra strategis. Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menlu Pakistan Ishaq Dar berkoordinasi untuk mengaktifkan kembali meja perundingan guna mencegah meluasnya perang Iran di Timur Tengah. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertukar ucapan selamat dengan Menteri Luar Negeri Nigeria, Yusuf Maitama Tuggar, pada Selasa. Momentum ini menandai peringatan 55 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara besar tersebut.

Dalam pesannya, Wang Yi menegaskan bahwa persahabatan China dan Nigeria tetap kokoh meski situasi internasional terus berubah. Ia menyebut hubungan kedua negara telah melampaui batas geografis “gunung dan lautan” serta berakar kuat di hati kedua rakyat. Sejak penetapan kemitraan strategis komprehensif pada tahun 2024, kepercayaan politik antara Beijing dan Abuja semakin mendalam.

Sinergi Agenda Pembangunan dan FOCAC

Wang Yi menyatakan kesiapannya untuk memperkuat pertukaran antar-kementerian luar negeri melalui mekanisme Komite Antarpemerintah China-Nigeria. Selain itu, ia melihat implementasi konsensus para kepala negara dan hasil KTT Forum Kerja Sama China-Afrika (FOCAC) di Beijing sebagai peluang emas.

Baca Juga :  Langkah Catur Tiongkok: Memanfaatkan Kebijakan Trump

“Kami ingin membawa kemitraan strategis komprehensif ini ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Wang Yi. Ia menekankan bahwa kerja sama di berbagai bidang telah membuahkan hasil nyata bagi pembangunan regional. Oleh karena itu, koordinasi dalam urusan internasional dan regional tetap menjadi prioritas utama diplomatik Tiongkok di Afrika.

Dukungan Nigeria terhadap Agenda “Renewed Hope”

Di sisi lain, Menlu Yusuf Maitama Tuggar menegaskan bahwa Nigeria menganggap China sebagai mitra strategis yang sangat penting. Hubungan yang saling menguntungkan ini terus berkembang melalui eksplorasi area kerja sama baru yang sesuai dengan tujuan kebijakan luar negeri kedua negara.

Tuggar menjelaskan bahwa kemitraan ini sangat selaras dengan agenda “Renewed Hope” milik Presiden Nigeria, Bola Tinubu. Agenda tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur nasional. “Hal ini membuktikan komitmen teguh kedua negara untuk mencapai hasil yang bermanfaat bagi rakyat masing-masing,” tambah Tuggar.

Baca Juga :  Australia Dakwa Pria Pelaku Bom Protes Invasion Day

Menatap Masa Depan Kemitraan

Pemerintah Nigeria berkomitmen untuk terus memajukan pertukaran bilateral secara aktif. Tuggar berharap kolaborasi yang ada dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan nyata bagi masyarakat di kedua negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, China tetap menjadi investor utama dalam proyek-proyek infrastruktur di Nigeria, mulai dari jalur kereta api hingga pembangunan pelabuhan. Dengan semangat kemitraan 55 tahun ini, kedua negara optimis dapat menghadapi tantangan global bersama-sama. Pada akhirnya, sinergi antara raksasa ekonomi Asia dan pemimpin ekonomi Afrika ini akan menjadi pilar stabilitas di belahan bumi selatan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing
Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran
Misteri Mutilasi Freezer di Bekasi Terbongkar, Motif Ekonomi dan Pelaku Bertambah
Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan
Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Ranah TNI, Ini Perkembangannya
Trump Izinkan Tanker Minyak Rusia Masuk Kuba di Tengah Krisis
Zelenskyy Klaim Tour Timur Tengah Sukses Amankan Kesepakatan Strategis
Proyek East Wing White House Senilai $400 Juta

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:29 WIB

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:24 WIB

Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:20 WIB

Misteri Mutilasi Freezer di Bekasi Terbongkar, Motif Ekonomi dan Pelaku Bertambah

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:40 WIB

Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Ranah TNI, Ini Perkembangannya

Berita Terbaru

Misi jembatan perdamaian. Ketua KMT Cheng Li-wun bersiap mengunjungi Tiongkok untuk membuktikan bahwa perang bukan takdir bagi kedua belah pihak selat, di tengah keretakan internal partai soal anggaran pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing

Selasa, 31 Mar 2026 - 15:29 WIB