Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria Berjaket Ojol Ditangkap Bareskrim dengan Tiga Bungkus Sabu. (Posnews/Ist)

Pria Berjaket Ojol Ditangkap Bareskrim dengan Tiga Bungkus Sabu. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kembali menggagalkan dugaan transaksi narkoba di wilayah Ibu Kota.

Kali ini, petugas menangkap seorang pria berjaket ojek online (ojol) berinisial AP di area SPBU Jalan Kemang Raya, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima Subdit II Dittipid Narkoba terkait rencana transaksi sabu di kawasan tersebut.

Setelah itu, tim langsung melakukan penyelidikan dan pemantauan intensif di lokasi yang dicurigai.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa petugas berhasil mengamankan AP beserta dua bungkus yang diduga berisi narkotika jenis sabu saat hendak bertransaksi.

Baca Juga :  Fauzan Hadi dan Kristina Priurity Jadi Duta GenRe DKI Jakarta 2025

β€œTim melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka AP dengan barang bukti dua bungkus sabu,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (14/2/2026).

Penggeledahan di Kebon Jeruk, Sabu Kembali Ditemukan

Selanjutnya, penyidik mengembangkan kasus tersebut dengan menggeledah kamar kos tersangka di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil penggeledahan, petugas kembali menemukan satu bungkus sabu yang disimpan di dalam kamar.

Dengan demikian, total barang bukti yang diamankan mencapai tiga bungkus sabu. Selain itu, polisi juga menyita satu unit smartphone, satu sepeda motor, serta satu KTP milik tersangka.

Baca Juga :  Kekerasan OTK di Puncak Jaya: Korban Luka Parah Akibat Senjata Tajam

Bareskrim Dalami Jaringan Narkoba

Setelah penangkapan, penyidik langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap AP guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas.

Polisi menduga tersangka tidak bekerja sendiri dan berpotensi terhubung dengan sindikat peredaran narkoba di Jakarta.

Karena itu, Bareskrim Polri akan terus mengembangkan penyidikan untuk membongkar rantai distribusi sabu hingga ke pemasok utama.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa aparat penegak hukum terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran narkotika, termasuk yang memanfaatkan lokasi umum seperti SPBU dan modus penyamaran profesi.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi menekan peredaran narkoba di Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru
Aturan Pembelajaran Ramadan 2026 Resmi Terbit, Ini Skema Belajar dan Libur Idulfitri

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB