Starmer Batalkan Penundaan Pemilu Lokal Pasca Kemenangan Hukum Nigel Farage Oleh:

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomasi di titik didih. Presiden Donald Trump meluncurkan kritik tajam terhadap PM Keir Starmer, membandingkannya secara negatif dengan Winston Churchill akibat sikap Inggris yang enggan bergabung dalam serangan ofensif ke Iran. Dok: Istimewa.

Diplomasi di titik didih. Presiden Donald Trump meluncurkan kritik tajam terhadap PM Keir Starmer, membandingkannya secara negatif dengan Winston Churchill akibat sikap Inggris yang enggan bergabung dalam serangan ofensif ke Iran. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Keir Starmer membatalkan rencana penundaan pemilihan lokal hanya kurang dari tiga bulan sebelum hari pemungutan suara. Kebijakan U-turn (balik arah) terbaru ini memicu kemarahan anggota parlemennya sendiri dan ejekan para pemimpin oposisi.

Menteri Sekretaris Pemerintah Lokal, Steve Reed, mengumumkan pembatalan tersebut pada Senin (16/2/2026). Keputusan ini memukul balik pemerintah. Para pejabat menyimpulkan bahwa pemerintah akan kalah dalam tantangan hukum pemimpin Reform UK, Nigel Farage.

Ancaman Hukum dan Kekacauan Administratif

Pemerintah awalnya berencana menunda pemilu di 30 lokasi di Inggris. Langkah ini bertujuan memberikan ruang bagi proses reorganisasi pemerintah lokal. Namun demikian, Nigel Farage menggugat rencana tersebut. Ia berargumen bahwa penundaan tersebut “tidak rasional” dan melanggar hak-hak demokratis warga negara.

Steve Reed menyadari posisi hukum pemerintah yang lemah. Ia menyerahkan keputusan akhir kepada Menteri Perumahan Matthew Pennycook. Pennycook kemudian menyarankan agar pemerintah menghentikan kebijakan tersebut. Akibatnya, pemerintah kini menghadapi tagihan biaya hukum sebesar £100.000 dari pihak Reform UK. Selain itu, dewan-dewan lokal harus bekerja ekstra keras. Mereka perlu menyewa tempat pemungutan suara dan mencari petugas pemilu dalam waktu hanya 12 minggu.

Baca Juga :  Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur

Dana Kompensasi £63 Juta bagi Pembayar Pajak

Pembatalan ini membawa konsekuensi finansial yang berat. Steve Reed mengonfirmasi pemberian dana tambahan sebesar £63 juta kepada dewan-dewan yang terdampak. Dana ini akan menutupi biaya administratif yang membengkak.

Meskipun demikian, pihak Konservatif mendesak pemerintah untuk mempublikasikan saran hukum terkait perubahan sikap tersebut. Mereka juga menuntut transparansi mengenai total beban biaya pembayar pajak di luar pendanaan tambahan. Pemimpin Konservatif, Kemi Badenoch, menyebut situasi ini sebagai “kekacauan yang terprediksi dari pemerintah yang tidak berguna”.

Baca Juga :  Trump Batalkan Serangan Kedua: AS Janjikan $100 Miliar

Tekanan Mundur dan Keuntungan Reform UK

Nigel Farage dan tokoh senior Konservatif, James Cleverly, mendesak Steve Reed untuk segera mengundurkan diri. Mereka menilai tindakan menteri yang mencoba membatalkan hak pilih warga sebagai pelanggaran serius. Rakyat tidak dapat mentoleransi tindakan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, partai Reform UK yakin akan menjadi pemenang politik terbesar dari kekacauan ini. Farage mengeklaim bahwa para pemilih akan “menghukum” pemerintah saat pemungutan suara bulan Mei mendatang. Beberapa anggota parlemen Partai Buruh menyuarakan kekhawatiran serupa. Keputusan pusat yang tidak konsisten kini mengkhianati rekan-rekan mereka di tingkat daerah.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian al-Mousawi: Bahrain Dituding Gunakan Taktik Represi Arab Spring di Tengah Perang Iran
Banjir Jakarta Barat Meluas, 12 RT Terendam – Jalan Utama Ikut Tergenang
Rusia Ubah Taktik: Gempuran Siang Hari Hantam Kyiv saat Zelenskyy Tawarkan Gencatan Senjata Paskah
Dendam Lama Berujung Siram Air Keras, Otak Pelaku Bayar Rp9 Juta ke Eksekutor
Israel Bombardir Beirut saat AS Waspadai Ancaman Iran terhadap Universitas
Banjir Grobogan 2026: 16 Desa Terendam, 3.176 KK Terdampak – Aktivitas Warga Lumpuh
Tragedi Gas Beracun di Jaksel, 4 Pekerja Tewas dalam Tangki – 3 Sesak Napas
Jet Tempur F-15E AS Jatuh di Iran, Satu Awak Hilang

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 11:24 WIB

Misteri Kematian al-Mousawi: Bahrain Dituding Gunakan Taktik Represi Arab Spring di Tengah Perang Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 08:52 WIB

Banjir Jakarta Barat Meluas, 12 RT Terendam – Jalan Utama Ikut Tergenang

Sabtu, 4 April 2026 - 08:17 WIB

Rusia Ubah Taktik: Gempuran Siang Hari Hantam Kyiv saat Zelenskyy Tawarkan Gencatan Senjata Paskah

Sabtu, 4 April 2026 - 07:49 WIB

Dendam Lama Berujung Siram Air Keras, Otak Pelaku Bayar Rp9 Juta ke Eksekutor

Sabtu, 4 April 2026 - 07:13 WIB

Israel Bombardir Beirut saat AS Waspadai Ancaman Iran terhadap Universitas

Berita Terbaru