Darurat Perlindungan Anak di Inggris: Polisi Tangkap 1.000 Tersangka Pedofil Setiap Bulan

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Akhir drama hukum lintas benua. Pengadilan Perancis menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Nicolas Zepeda karena terbukti membunuh mantan kekasihnya, Narumi Kurosaki, meski jasad korban belum ditemukan hingga saat ini. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Akhir drama hukum lintas benua. Pengadilan Perancis menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada Nicolas Zepeda karena terbukti membunuh mantan kekasihnya, Narumi Kurosaki, meski jasad korban belum ditemukan hingga saat ini. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Inggris mengeluarkan peringatan keras mengenai krisis perlindungan anak yang semakin memburuk. Badan Kejahatan Nasional (NCA) mengungkapkan bahwa aparat kini menangkap sekitar 1.000 tersangka pedofilia setiap bulan di seluruh wilayah Inggris Raya.

Pertumbuhan kejahatan ini mencapai level yang sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, Direktur Jenderal Operasi NCA, Rob Jones, menyebut situasi ini sebagai ancaman yang terus membesar meski polisi telah berupaya maksimal. Data menunjukkan bahwa jumlah anak yang berhasil petugas lindungi mencapai 1.200 orang per bulan.

Peran Algoritma dan Radikalisasi Daring

NCA mengidentifikasi teknologi sebagai faktor utama di balik lonjakan kasus ini. Penyelidik menemukan bahwa sebagian besar kontak dengan anak-anak terjadi di platform media sosial arus utama. Bahkan, algoritma platform tersebut secara aktif mendorong materi pedofilia kepada orang-orang yang sebelumnya menunjukkan ketertarikan pada konten serupa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, forum-forum daring bertindak sebagai ruang radikalisasi bagi para pelaku. Di dalam ruang digital tersebut, para calon pelaku mendapatkan pemahaman sesat bahwa ketertarikan seksual terhadap anak merupakan hal yang normal. “Budaya masyarakat telah berubah. Di forum daring, mereka merasionalkan dan mendorong perilaku yang jelas-jelas salah secara moral dan hukum,” tegas Jones.

Baca Juga :  Peringatan Keras Turki: Instigasi Perang Saudara di Iran Adalah Kesalahan Sejarah

Kelalaian Perusahaan Teknologi

Pihak berwenang Inggris melontarkan kritik pedas terhadap raksasa teknologi. Jones menegaskan bahwa mayoritas gambar pelecehan yang beredar merupakan “gambar lama” yang sudah lama ada dalam sirkulasi digital. Pasalnya, perusahaan teknologi sebenarnya memiliki kemampuan teknis untuk mendeteksi dan menghapus gambar-gambar tersebut secara otomatis.

Namun demikian, kerja sama dari perusahaan-perusahaan tersebut dinilai masih jauh dari memadai. Polisi merasa frustrasi karena konten berbahaya tetap tersedia di web terbuka. Walaupun undang-undang Keamanan Daring (Online Safety Act) telah berlaku, kepolisian menganggap regulasi tersebut belum cukup cepat untuk membendung kecepatan kolaborasi antar-pelaku di jaringan dark web.

Vonis Berat bagi Pelaku di Bawah Umur

Pekan lalu, sistem peradilan Inggris menunjukkan ketegasannya melalui serangkaian vonis berat. Mantan pekerja penitipan anak di London, Vincent Chan, menerima hukuman penjara 18 tahun karena melecehkan balita dalam pengawasannya.

Baca Juga :  Jet Tempur Korsel dan Jepang Cegat Bomber Nuklir China-Rusia

Selanjutnya, pengadilan di Eastbourne menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara kepada Joao-Carlos Jardim Dos Santos Teixeira (26). Ia terbukti membagikan materi pelecehan anak, termasuk gambar-gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI). Kasus-kasus ini membuktikan bahwa pelaku sering kali memanfaatkan posisi kepercayaan untuk mendapatkan akses kepada korban yang rentan.

Skala Krisis dan Dampak Seumur Hidup

Tantangan bagi penegak hukum sangatlah masif. Perkiraan sebelumnya menyebutkan bahwa terdapat hingga 840.000 orang dewasa di Inggris yang memiliki ketertarikan seksual terhadap anak. Dengan demikian, polisi terus berpacu dengan waktu untuk mengidentifikasi pelaku yang memiliki akses langsung ke lingkungan anak-anak.

Kepala Polisi Staffordshire, Becky Riggs, menekankan bahwa setiap korban menghadapi konsekuensi yang tak terbayangkan. “Trauma ini sering kali bertahan seumur hidup. Di dunia digital, penderitaan korban terus berulang karena gambar mereka terus dibagikan lintas jaringan,” ujar Riggs. Dunia kini menanti tindakan konkret dari regulator global untuk memastikan internet tidak lagi menjadi ruang aman bagi para predator anak.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC
Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin
USS Abraham Lincoln Tinggalkan Thailand Usai Kunjungan
Takaichi Bantah Revisi UU Rumah Kekaisaran Halangi Suksesi
Petugas Imigrasi AS Didakwa Berbohong soal Penembakan Warga

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Minggu, 6 September 2026 - 15:00 WIB

Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition

Minggu, 6 September 2026 - 14:45 WIB

AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Minggu, 6 September 2026 - 14:14 WIB

Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin

Berita Terbaru

OPPO Find X10 Series dikabarkan membawa sensor khusus Danxia Color untuk menjaga konsistensi warna kulit pada foto portrait. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

OPPO Find X10 Series Dikabarkan Bawa Sensor Danxia Color

Selasa, 8 Sep 2026 - 14:31 WIB

Ilustrasi, Nexon dikabarkan hampir mendapatkan lisensi pengembangan game baru StarCraft dari Blizzard, membuka peluang kebangkitan franchise legendaris ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nexon Dikabarkan Dekati Kesepakatan Lisensi Game Baru

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:22 WIB

Final Fantasy VII Revelation hadir dalam versi fisik satu disc, namun gamer PS5 dan Xbox tetap wajib mengunduh data tambahan sebelum bermain. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

FF7 Revelation Hadir dalam Versi Fisik, Namun Wajib Unduh Data

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:40 WIB