Presiden Pezeshkian Tegaskan Iran Tidak Akan Menyerah

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garis merah Teheran. Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan Iran siap membuktikan sifat damai program nuklirnya, namun menolak keras penghentian teknologi untuk sektor medis dan industri. Dok: Istimewa.

Garis merah Teheran. Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan Iran siap membuktikan sifat damai program nuklirnya, namun menolak keras penghentian teknologi untuk sektor medis dan industri. Dok: Istimewa.

TEHERAN, POSNEWS.CO.ID – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengirimkan pesan diplomatik yang kuat kepada dunia internasional. Ia memastikan bahwa Iran akan tetap mempertahankan haknya dalam menguasai teknologi nuklir untuk kepentingan sipil.

Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Pezeshkian menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan dengan tiga aktivis sipil. Presiden menegaskan bahwa program nuklir Iran murni bertujuan damai. Oleh karena itu, Teheran menyatakan kesiapan penuh untuk membuktikan klaim tersebut kepada lembaga pengawas internasional.

Komitmen pada Dekrit Keagamaan

Pezeshkian merujuk pada kebijakan nasional dan dekrit keagamaan (fatwa) yang dikeluarkan oleh Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Fatwa tersebut secara eksplisit melarang pengembangan dan penggunaan senjata nuklir karena bertentangan dengan prinsip Islam.

“Kami telah mengumumkan berulang kali bahwa Iran tidak mencari senjata nuklir,” ujar Pezeshkian. Ia menambahkan bahwa negaranya terbuka bagi setiap proses verifikasi yang adil dalam hal tersebut. Langkah ini merupakan upaya Teheran untuk menghilangkan keraguan Washington dan sekutunya mengenai ambisi militer Iran.

Baca Juga :  Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran

Nuklir untuk Medis dan Industri

Meskipun bersikap kooperatif, Pezeshkian menetapkan batas yang sangat jelas. Iran menolak tuntutan pihak luar yang ingin menghambat kemajuan sains dan teknologi nasional. Ia memandang teknologi nuklir sebagai tulang punggung masa depan ekonomi dan kesehatan rakyatnya.

Pemerintah Iran tidak akan menerima larangan penggunaan sains nuklir untuk merawat pasien. Selain itu, teknologi ini sangat vital bagi pengembangan sektor industri dan produktivitas pertanian. Pezeshkian menilai hak akses terhadap energi bersih dan kemajuan teknologi merupakan bagian dari kedaulatan bangsa yang tidak bisa mereka tawar.

Baca Juga :  Solidaritas Teheran-Islamabad: Pezeshkian Tegaskan Hak Bela Diri Iran di Hadapan PM Shehbaz Sharif

Pasca-Perundingan Jenewa dan Ketegangan Militer

Pernyataan Presiden Pezeshkian ini bertepatan dengan berakhirnya putaran kedua perundingan nuklir tidak langsung di Jenewa pada Selasa malam. Negosiasi tersebut berlangsung di Kedutaan Besar Oman di Swiss dengan mediasi intensif dari Menlu Oman, Sayyid Badr bin Hamad Albusaidi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinamika diplomasi ini berjalan di bawah bayang-bayang penumpukan kekuatan militer Amerika Serikat di Asia Barat. Washington terus meningkatkan kehadiran pasukannya guna menekan Teheran agar memberikan konsesi lebih besar. Meskipun demikian, keberhasilan penyelesaian putaran kedua ini—setelah pertemuan pertama di Muscat pada 6 Februari—menunjukkan bahwa kedua pihak masih memprioritaskan jalur politik untuk meredam risiko perang terbuka di kawasan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri 17 Tahun di Minahasa Tenggara, Cemburu Berujung Maut
Banjir Jakarta 17 April 2026, 21 RT Terendam Akibat Luapan Kali Ciliwung
Rumah Terkunci Jadi Petaka, 5 Orang Sekeluarga Tewas Terbakar – Api dari Tiang Listrik
Digital Detox 101: Cara Memutus Kecanduan Gadget
Api Melalap Rumah di Grogol, Lima Korban Ditemukan Tewas di Lantai Dua
Industri Tekstil RI Tancap Gas, Ekspor Tembus USD 11,98 Miliar di 2025
Smartphone vs Kamera Profesional: Apakah Fotografi Mobile Sudah Mencapai Batasnya?
Viral Napi Ngopi di Kafe, Supriadi Langsung Dikirim ke Nusakambangan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:05 WIB

Suami Bunuh Istri 17 Tahun di Minahasa Tenggara, Cemburu Berujung Maut

Jumat, 17 April 2026 - 09:40 WIB

Banjir Jakarta 17 April 2026, 21 RT Terendam Akibat Luapan Kali Ciliwung

Jumat, 17 April 2026 - 09:26 WIB

Rumah Terkunci Jadi Petaka, 5 Orang Sekeluarga Tewas Terbakar – Api dari Tiang Listrik

Jumat, 17 April 2026 - 09:20 WIB

Digital Detox 101: Cara Memutus Kecanduan Gadget

Jumat, 17 April 2026 - 08:31 WIB

Api Melalap Rumah di Grogol, Lima Korban Ditemukan Tewas di Lantai Dua

Berita Terbaru

Ilustrasi, Keseimbangan di dunia yang terhubung. Temukan strategi cerdas untuk mengatasi screen burnout melalui optimasi pengaturan gawai dan aplikasi pendukung ketenangan jiwa di tahun 2026. Dok: Unsplash/Matteo Vella.

NETIZEN

Digital Detox 101: Cara Memutus Kecanduan Gadget

Jumat, 17 Apr 2026 - 09:20 WIB