Diplomasi di Ambang Perang: Trump Beri Sinyal Serangan

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trump klaim AS tidak butuh Kanada, padahal negaranya bergantung pada minyak, aluminium, dan potash Kanada dalam jumlah besar. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

Trump klaim AS tidak butuh Kanada, padahal negaranya bergantung pada minyak, aluminium, dan potash Kanada dalam jumlah besar. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Amerika Serikat meningkatkan tekanan diplomatik dan militer terhadap Iran secara simultan. Gedung Putih secara eksplisit memperingatkan Teheran untuk segera mengambil keputusan politik guna menghindari eskalasi bersenjata.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa Iran akan bertindak sangat bijaksana jika mau menjalin kesepakatan dengan Presiden Donald Trump. Selanjutnya, langkah ini dipandang sebagai upaya terakhir Washington untuk menekan Iran di meja perundingan sebelum beralih ke tindakan yang lebih represif.

Ancaman Trump dan Signifikansi Diego Garcia

Presiden Donald Trump mempertegas posisi tawar Amerika melalui unggahan di platform Truth Social pada Rabu. Ia memberikan sinyal mengenai kemungkinan serangan udara jika Iran terus mengulur waktu dalam proses negosiasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Trump mengeluarkan peringatan unik kepada Inggris terkait kedaulatan Kepulauan Chagos. Ia mendesak London agar tidak melepaskan wilayah tersebut karena pangkalan udara Diego Garcia di Samudra Hindia sangat krusial. Trump menilai pangkalan tersebut mungkin militer butuhkan untuk “memusnahkan potensi serangan dari rezim yang sangat tidak stabil dan berbahaya”. Dengan demikian, Washington tampak sedang mematangkan peta jalan militer yang komprehensif di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Konfrontasi Militer Tanpa Batas: Perang Udara AS-Israel Meluas ke Lebanon

Respon Teheran: Antara Diplomasi dan Harga Diri

Di sisi lain, Iran terus mengupayakan jalur politik meskipun dalam posisi tertekan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang menyusun kerangka kerja awal untuk pembicaraan masa depan dengan AS.

Namun demikian, Presiden Iran Masoud Pezeshkian memberikan batasan yang sangat tegas. Ia menekankan bahwa meskipun Teheran ingin mengesampingkan opsi perang, mereka tidak akan menerima tuntutan yang menghina kedaulatan bangsa. “Jika mereka mencoba memaksakan kehendak, mempermalukan kami, dan menuntut agar kami menundukkan kepala dengan harga berapa pun, haruskah kita menerimanya?” ujar Pezeshkian dalam pernyataan resminya.

Baca Juga :  Inflasi Inggris Turun ke 2,6 Persen Dorong Program Ekonomi

Koordinasi dengan IAEA dan Ketegangan di Laut

Abbas Araghchi juga telah melakukan komunikasi intensif dengan Kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi. Alhasil, Iran mencoba menunjukkan fokus pada draf kerangka kerja yang koheren guna memajukan dialog nuklir di bawah pengawasan internasional. Meskipun begitu, ketegangan tetap tinggi karena Teheran masih membatasi akses inspektur IAEA ke beberapa situs yang sebelumnya pernah mendapatkan serangan udara.

Di lapangan, konfrontasi fisik terus membayangi. Washington telah memerintahkan kapal induk kedua untuk menuju Timur Tengah guna memperkuat USS Abraham Lincoln yang sudah bersiaga sekitar 700 kilometer dari pantai Iran. Sebagai balasan, Garda Revolusi Iran (IRGC) memulai latihan perang besar-besaran di Selat Hormuz pada Senin lalu. Oleh karena itu, penutupan sebagian jalur distribusi minyak global ini menjadi pengingat nyata bagi pasar dunia akan risiko perang yang sewaktu-waktu dapat pecah jika diplomasi di Jenewa menemui jalan buntu.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru