Pasutri Diserang OTK di Perumahan Mewah Jatibening Bekasi, Suami Tewas Istri Kritis

Senin, 2 Maret 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Aksi brutal mengguncang Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Bekasi, Jawa Barat.

Pasangan suami istri berinisial EU (65) dan P (60) diserang orang tak dikenal (OTK) menjelang sahur, Senin (2/3/2026).

Akibatnya, sang suami tewas di lokasi, sementara istrinya kritis dan menjalani operasi di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, memastikan korban pria meninggal dunia di tempat.

“Bapaknya meninggal dunia. Ibu sedang dioperasi dan kondisinya kritis,” tegas Andi.

Anak Korban Temukan Orang Tua Tergeletak

Peristiwa tragis itu terungkap saat anak perempuan korban terbangun sekitar pukul 04.00 WIB. Biasanya, orang tuanya membangunkan sahur. Namun pagi itu, rumah terasa sunyi.

Baca Juga :  Bumerang! Anita Dewi Kehilangan Pekerjaan Gegara Posting Tumbler Hilang di KRL dan Menuduh Petugas KAI Tak Bertanggungjawab

Karena curiga, ia turun ke lantai bawah. Lampu masih mati dan tak ada jawaban saat dipanggil. Ia sempat mendengar suara ibunya sekilas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun ketika mencoba membuka pintu, gagangnya sudah rusak.

Selanjutnya, ia keluar rumah mencari bantuan. Karena suasana masih dini hari dan sepi, ia menghubungi keluarga.

Mereka kemudian membongkar jendela untuk masuk ke dalam rumah dan menemukan kedua korban tergeletak.

Emas dan Kunci Mobil Raib

Selain menyerang korban, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga. Polisi mencatat gelang emas yang dikenakan korban serta dua kunci mobil hilang dari lokasi.

Baca Juga :  Bentrok di Maluku Tenggara Memanas, Wakapolres dan Kasat Reskrim Kena Panah Lerai Massa

“Yang hilang gelang emas dan dua kunci mobil. Barang lain masih kami data,” jelas Andi.

Polisi Buru Pelaku

Saat ini, Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota memburu pelaku dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. Polisi juga mendalami dugaan perampokan disertai kekerasan sebagai motif utama.

Kasus penyerangan di perumahan mewah Bekasi ini langsung menjadi perhatian warga dan viral di media sosial.

Polisi memastikan akan mengusut tuntas dan menangkap pelaku secepatnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB