Bareskrim Polri: Hasil Tes DNA Ridwan Kamil dan Anak Lisa Mariana Non-Identik

Rabu, 20 Agustus 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri akan mempertemukan selebgram Lisa Mariana dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Dok-Posnews

Bareskrim Polri akan mempertemukan selebgram Lisa Mariana dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Dok-Posnews

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Bareskrim Polri mengumumkan hasil tes DNA antara mantan Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, dengan Lisa Mariana dan anaknya berinisial CA. Hasil tes menunjukkan tidak ada kecocokan DNA antara RK dan anak Lisa.

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Agung Prakoso, menyatakan,

“Saudara RK dengan anak saudari LM berinisial CA tidak memiliki kecocokan DNA atau non-identik,” ujarnya dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Rabu (20/8/2025).

Tes DNA dilakukan di Gedung Bareskrim Polri pada Kamis (7/8/2025). Petugas mengambil sampel darah dan air liur ketiganya, kemudian membawanya ke laboratorium Pusdokkes Polri untuk dianalisis.

Baca Juga :  Bongkar Jaringan Ketamine! Bareskrim Sita 6,2 Kg Ketamine di Deli Serdang, Nilai Rp18,7 Miliar

Penyidik Akan Ambil Tindak Lanjut

Rizki menegaskan bahwa hasil tes DNA akan menjadi dasar tindakan hukum berikutnya. “Berdasarkan hasil tes DNA tersebut, penyidik akan mengambil langkah-langkah selanjutnya untuk memberi kepastian hukum,” ujarnya.

Kasus ini telah naik dari penyelidikan ke penyidikan, namun Rizki belum menjelaskan apakah sudah ada tersangka.

Baca Juga :  Anik Digital Academy: Tempat Belajar Skill Digital & Bisnis Praktis

Latar Belakang Kasus

RK melaporkan Lisa Mariana terkait dugaan pencemaran nama baik, yang kemudian menjadi alasan dilakukannya tes DNA ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuduhan muncul karena Lisa mengklaim RK adalah ayah dari anaknya. Laporan terdaftar dengan nomor LP/B/174/IV/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI, tertanggal 11 April 2025.

RK dan Lisa tidak hadir saat pengumuman hasil DNA. Pengacara masing-masing mewakili keduanya, sehingga RK dan Lisa Mariana tidak bertemu saat tes DNA berlangsung. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS
He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia
Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas
Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:58 WIB

Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB

Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Ilustrasi, Ambang perang terbuka. Teheran memperingatkan balasan mematikan jika Washington melancarkan serangan baru, sementara penutupan Selat Hormuz terus mencekik 20% pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB