Jasad Wanita Tinggal Tulang Ditemukan di Depok, Suami Siri Hilang Misterius

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Misteri mengerikan terungkap di sebuah rumah di kawasan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat.

Jasad seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi tinggal tulang, memicu dugaan kematian misterius yang kini diselidiki polisi.

Korban ditemukan sudah membusuk hingga hanya menyisakan tulang-belulang di dalam rumahnya. Temuan mengerikan ini membuat warga sekitar geger.

Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh mengungkapkan, korban diketahui tinggal bersama seorang pria yang disebut sebagai suami siri. Namun hingga kini, keberadaan pria tersebut masih misterius.

“Menurut keterangan Ketua RT berinisial SS, korban dan suami sirinya pernah memiliki riwayat keributan rumah tangga,” ujar Chairul Saleh kepada wartawan, Minggu (8/3/2026).

Lebih lanjut, polisi memastikan korban memang sehari-hari tinggal bersama pria tersebut. Akan tetapi setelah jasad korban ditemukan, sang suami siri menghilang tanpa jejak.

“Korban tinggal bersama suami sirinya. Namun saat ini keberadaannya tidak diketahui,” tegasnya.

Kronologi Penemuan Jasad Tinggal Tulang

Peristiwa ini terungkap setelah anak korban berinisial R bersama pacarnya L mendatangi rumah DH dengan tujuan membersihkan rumah.

Keduanya datang karena mendapat informasi dari kerabat korban bahwa DH sedang berada di rumah temannya di Sukabumi, Jawa Barat.

“Informasi dari keluarga menyebut korban sedang berada di rumah teman sekolahnya di Sukabumi. Karena itu rumah dianggap kosong,” jelas Chairul.

Pada kunjungan pertama Februari 2026, mereka mendapati pintu pagar rumah terkunci dari luar menggunakan gembok. R dan L kemudian membuka paksa gembok tersebut.

Setelah berhasil masuk, mereka menemukan kondisi rumah berantakan. Tumpukan pakaian terlihat berserakan di lantai. Namun saat itu mereka tidak menaruh curiga.

“Para saksi tidak mencium bau mencurigakan dari dalam kamar,” ujarnya.

Karena kondisi rumah sangat berantakan, keduanya hanya membersihkan halaman rumah. Setelah itu mereka pergi dan mengganti gembok pagar dengan yang baru.

Bau Maut Terungkap Saat Bersih-Bersih Rumah

Beberapa minggu kemudian, tepatnya Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, R dan L kembali datang ke rumah tersebut. Mereka bahkan bermalam di ruang tengah.

Baca Juga :  Pelaku Teror Bom 10 Sekolah Depok Ditangkap, Motif Sakit Hati Usai Lamaran Ditolak

Keesokan paginya, Sabtu (7/3/2026) pukul 09.00 WIB, keduanya mulai membersihkan bagian dalam rumah.

R membersihkan kamar, sementara L merapikan ruang tengah.

Namun saat R hendak memasukkan tumpukan pakaian ke dalam kantong plastik, ia menyingkap karpet yang menutupi tumpukan tersebut.

Saat itulah pemandangan horor muncul.

“Saksi melihat sepasang kaki manusia yang sudah tinggal tulang, dengan kulit mengering,” ungkap Chairul.

R dan L langsung panik. Mereka kemudian melapor kepada Ketua RT setempat sebelum akhirnya menghubungi Polsek Cinere.

Polisi Selidiki Kematian Misterius

Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Jasad korban kemudian dievakuasi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian DH. Sementara itu, keberadaan suami siri korban menjadi salah satu fokus penyelidikan.

Kasus kematian misterius ini masih dalam penanganan Polsek Cinere dan Polres Metro Depok. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Baru di Pasifik sebagai Bentuk Penyeimbang Kekuatan Tiongkok
Mengapa Negara Tak Pernah Benar-Benar Saling Percaya?
Mengapa Ambisi Pemimpin Dunia Tetap Menjadi Motor Konflik?
Pramono Anung Peringatkan Ormas Jangan Paksa Pengusaha Minta THR Jelang Lebaran 2026
Hakim Tolak Gugatan Yaqut, Status Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji Tetap Berlaku
Jasad Pria dengan Luka Tembak di Kepala Ditemukan di Jaksel, Polisi Selidiki Senjata Api
Kasus Suap Terbongkar, KPK Tetapkan 5 Tersangka Termasuk Bupati Rejang Lebong
Program MBG Dievaluasi, 1.512 SPPG Dihentikan Belum Punya Sertifikat Higiene

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:26 WIB

Aliansi Baru di Pasifik sebagai Bentuk Penyeimbang Kekuatan Tiongkok

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:20 WIB

Mengapa Negara Tak Pernah Benar-Benar Saling Percaya?

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

Mengapa Ambisi Pemimpin Dunia Tetap Menjadi Motor Konflik?

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:34 WIB

Pramono Anung Peringatkan Ormas Jangan Paksa Pengusaha Minta THR Jelang Lebaran 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:17 WIB

Hakim Tolak Gugatan Yaqut, Status Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji Tetap Berlaku

Berita Terbaru

Struktur adalah takdir. Melalui lensa Neo-Realisme Kenneth Waltz, kita memahami bahwa konflik dunia bukan disebabkan oleh sifat jahat manusia, melainkan oleh sistem internasional yang memaksa setiap negara untuk terus waspada demi bertahan hidup. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Negara Tak Pernah Benar-Benar Saling Percaya?

Rabu, 11 Mar 2026 - 14:20 WIB

Politik adalah cermin manusia. Melalui kacamata Realisme Klasik Hans Morgenthau, kita memahami bahwa konflik global bukan sekadar masalah teknis diplomatik, melainkan manifestasi dari dorongan biologis manusia untuk mendominasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Ambisi Pemimpin Dunia Tetap Menjadi Motor Konflik?

Rabu, 11 Mar 2026 - 13:19 WIB