BNPB Peringatkan Longsor Susulan, Pasca Sampah TPST Bantargebang Tewaskan 4 Orang

Senin, 9 Maret 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor tumpukan sampah di TPST Bantargebang Bekasi menimpa truk pengangkut. (Posnews/Ist)

Longsor tumpukan sampah di TPST Bantargebang Bekasi menimpa truk pengangkut. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Tragedi mengerikan terjadi di kawasan TPST Bantargebang. Gunungan sampah raksasa tiba-tiba longsor dan menimbun manusia serta truk sampah, Minggu (8/3/2026).

Akibatnya, empat orang tewas setelah tertimbun material sampah di Zona 4C.

Peristiwa ini langsung memicu kewaspadaan nasional. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera mengeluarkan peringatan darurat karena lokasi longsor masih berpotensi bergerak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gunungan Sampah Raksasa Mendadak Runtuh

Longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ketika sejumlah truk sampah mengantre untuk membongkar muatan di kawasan TPA.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, tumpukan sampah yang sangat tinggi tiba-tiba runtuh dan menghantam kendaraan serta bangunan di sekitarnya.

Material sampah langsung menimbun lima truk dan satu warung yang berada di area tersebut. Sejumlah orang yang berada di lokasi tidak sempat menyelamatkan diri.

Petugas memperkirakan sekitar 10 orang sempat tertimbun, terdiri dari lima warga dan lima sopir truk sampah.

Baca Juga :  Semarang Dikepung Banjir, 38 Ribu Warga Terjebak dan Jalan Nasional Lumpuh Total

Empat Korban Tewas Ditemukan

Tim gabungan akhirnya menemukan empat korban dalam kondisi meninggal dunia. Mereka adalah:

  • Enda Widayanti (25)
  • Sumine (60)
  • Dedi Sutrisno, sopir truk sampah
  • Irwan Supriatain (42), sopir truk sampah

Sementara itu, dua orang sopir truk bernama Jonan dan Risno berhasil selamat dari tragedi tersebut.

Proses pencarian korban lain sempat berlangsung dramatis karena petugas harus menggali material sampah yang sangat tebal dan berat.

BNPB Keluarkan Peringatan Darurat

Setelah kejadian itu, BNPB langsung mengingatkan potensi longsor susulan di lokasi yang sama.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan bahwa material longsoran masih sangat labil.

Karena itu, tim penyelamat dan masyarakat di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan tinggi selama proses evakuasi berlangsung.

Baca Juga :  Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk di Sidoarjo, BNPB Sebut Gagal Teknologi

Menurutnya, kondisi gunungan sampah yang belum stabil bisa memicu pergerakan tanah susulan kapan saja.

Ancaman Hujan Perparah Risiko Longsor

BNPB juga menyoroti faktor cuaca yang dapat memperburuk situasi. Dalam dua hari ke depan, wilayah Jabodetabek diperkirakan masih berpotensi diguyur hujan.

Curah hujan tinggi berisiko melemahkan struktur tumpukan sampah, sehingga longsor susulan dapat terjadi sewaktu-waktu.

Karena itu, tim penyelamat di lapangan diminta menjalankan protokol keselamatan ketat selama proses pencarian dan pembersihan material longsor.

BNPB juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan TPA maupun wilayah lereng untuk meningkatkan kewaspadaan.

Jika muncul tanda-tanda seperti retakan tanah, longsoran kecil, atau hujan deras berkepanjangan, warga diminta segera mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman.

Langkah mitigasi dan kesiapsiagaan dinilai sangat penting agar tragedi mematikan seperti di Bantargebang tidak kembali terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Anung Bongkar Penimbunan Sampah Ilegal di RTH Penjaringan, Swasta Ditegur Keras
PETIR Hadir sebagai Rumah Bersama, DPW DKI Jakarta Siap Jaga Persatuan dan Perdamaian
Cuaca Jabodetabek Minggu 26 Juli 2026 Cerah Berawan, Waspada Suhu Panas
Kecelakaan di Sudirman, Pemotor Terlindas Bus hingga Kaki Luka Parah
Serunya Hari Anak Nasional 2026 di Ancol, 400 Anak Diajak Main Gratis di Dufan
September Mulai Dibangun, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Rampung 10 Bulan
Langit Cerah Menyapa Jabodetabek, Suhu Panas Capai 34°C Hari Ini
Pakai Visa Kunjungan tapi Jadi Buruh Bangunan, 10 WNA China Dideportasi

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:39 WIB

Pramono Anung Bongkar Penimbunan Sampah Ilegal di RTH Penjaringan, Swasta Ditegur Keras

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:02 WIB

PETIR Hadir sebagai Rumah Bersama, DPW DKI Jakarta Siap Jaga Persatuan dan Perdamaian

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:50 WIB

Cuaca Jabodetabek Minggu 26 Juli 2026 Cerah Berawan, Waspada Suhu Panas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:01 WIB

Kecelakaan di Sudirman, Pemotor Terlindas Bus hingga Kaki Luka Parah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:32 WIB

Serunya Hari Anak Nasional 2026 di Ancol, 400 Anak Diajak Main Gratis di Dufan

Berita Terbaru

Langkah tegas pemerintah Brasil. Kementerian Luar Negeri Brasil menolak permohonan visa dua pejabat Departemen Luar Negeri AS di tengah tuduhan intervensi pemilu dan perang tarif. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:00 WIB

Pemandangan langka di perairan Afrika Selatan. Penemuan kawanan raksasa 299 paus bungkuk membuktikan keberhasilan moratorium perburuan mamalia laut global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:30 WIB

Aksi nekat mengguncang Seattle. Dua pria misterius melompati pagar kaca Space Needle berketinggian 184 meter demi meluncurkan aksi terjun payung. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:00 WIB

Sorotan terhadap budaya kerja Jepang. Unggahan PM Sanae Takaichi mengenai jam tidur minim memicu kritik oposisi dan perdebatan publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:51 WIB