White Rabbit PIK Ditutup, Pemprov DKI Cabut Izin Usai Kasus Narkoba

Jumat, 24 April 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol PP menyegel tempat hiburan malam White Rabbit PIK di Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

Petugas Satpol PP menyegel tempat hiburan malam White Rabbit PIK di Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak tegas dalam menindak tempat hiburan malam yang bandel.

Melalui Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta, petugas resmi menutup tempat hiburan malam White Rabbit PIK di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Penutupan dilakukan setelah pemerintah mencabut izin usaha kelab malam tersebut akibat pelanggaran serius dan kaitannya dengan kasus narkoba yang sebelumnya diungkap aparat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menegaskan bahwa pihaknya langsung menghentikan seluruh aktivitas usaha di lokasi.

“Petugas menutup dan menghentikan kegiatan usaha karena tidak memenuhi ketentuan perizinan,” tegasnya, Jumat (24/4/2026).

Kasus ini mencuat setelah Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkoba pada Maret 2026 dan menggeledah sejumlah lokasi usaha yang terafiliasi dengan White Rabbit, termasuk di PIK.

Baca Juga :  Pemprov DKI Naikkan Insentif RT Rp 2,5 Juta dan RW Rp 3 Juta Mulai Oktober 2025

Langgar Aturan, Kena Pasal Pergub

Selanjutnya, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta melakukan pengawasan menyeluruh.

Hasilnya, tempat usaha tersebut terbukti melanggar Pasal 54 Pergub DKI Jakarta Nomor 18 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan usaha pariwisata.

Atas temuan itu, Disparekraf langsung mengusulkan pencabutan izin.

Izin Dicabut, Usaha Lumpuh Total

Kemudian, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta menerbitkan surat resmi pencabutan izin usaha pada 10 April 2026.

Pencabutan tersebut mencakup seluruh lini bisnis di lokasi, mulai dari:

  • Bar
  • Restoran
  • Kafe
  • Karaoke
Baca Juga :  Kapolri Minta Warga Laporkan Rumah Kosong Saat Mudik, Polisi Siap Patroli

Artinya, seluruh operasional White Rabbit PIK resmi berhenti total.

Satpol PP Turun, Tempat Langsung Disegel

Setelah menerima rekomendasi penutupan pada 20 April, Satpol PP langsung bergerak. Petugas mengeksekusi penindakan berdasarkan surat tugas tertanggal 21 April 2026.

Kini, lokasi usaha telah ditutup rapat dan tidak lagi beroperasi.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan langkah ini sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban umum dan membersihkan tempat usaha dari pelanggaran hukum.

“Pemprov mengimbau seluruh pelaku usaha menaati perizinan dan regulasi agar tercipta iklim usaha yang tertib dan adil,” ujar Satriadi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan
Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar
Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini, Simak Prakiraan Cuaca dan Suhunya
Monyet Liar Kembali Serang Warga Tarumajaya, Nenek Luka di Tangan dan Kepala
Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Siap Awasi Pengendara
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Senin Ini, Simak Wilayah dan Suhunya
Warga Jabodetabek Wajib Waspada, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Demo 28 Oktober di Jakarta: 4 Titik Aksi dan 5 Tuntutan Komite Sadar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini, Simak Prakiraan Cuaca dan Suhunya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Monyet Liar Kembali Serang Warga Tarumajaya, Nenek Luka di Tangan dan Kepala

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir

Berita Terbaru