Diplomasi di Tengah Krisis: Misi Sulit Sanae Takaichi Menemui Donald Trump

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Luka sejarah yang terbuka kembali. Presiden Donald Trump memicu kemarahan publik Jepang setelah menggunakan narasi serangan Pearl Harbor 1941 untuk membela keputusannya menyerang Iran tanpa pemberitahuan kepada sekutu. Dok: Reuters.

Luka sejarah yang terbuka kembali. Presiden Donald Trump memicu kemarahan publik Jepang setelah menggunakan narasi serangan Pearl Harbor 1941 untuk membela keputusannya menyerang Iran tanpa pemberitahuan kepada sekutu. Dok: Reuters.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Sanae Takaichi akan melakukan kunjungan krusial ke Washington pekan depan untuk bertemu Presiden Donald Trump. Takaichi berjanji akan bersikap “terbuka” kepada Trump mengenai dampak berat perang Iran terhadap Jepang. Pertemuan pada 19 Maret ini menjadi ujian besar bagi hubungan personal kedua pemimpin yang sebelumnya cukup akrab.

Jepang saat ini sangat menderita akibat konflik di Timur Tengah. Sebagai ekonomi terbesar keempat dunia, Jepang mengimpor 95 persen minyaknya dari wilayah tersebut. Sebanyak 70 persen pasokan energi tersebut harus melewati Selat Hormuz yang kini praktis tertutup. Kondisi ini membuat biaya impor Jepang membengkak drastis.

Beban Ekonomi dan Melemahnya Yen

Krisis energi ini menghantam Jepang dari dua arah sekaligus. Selain harga minyak yang menembus $100 per barel, nilai tukar Yen terus merosot terhadap Dolar AS. Kondisi ini membuat harga setiap barel minyak mentah menjadi jauh lebih mahal bagi pasar domestik. Takaichi pun mengambil langkah darurat dengan melepas cadangan minyak strategis nasional.

Tekanan ekonomi ini mulai menggerus popularitas Takaichi di dalam negeri. Padahal, ia baru saja memenangkan pemilu dengan kemenangan besar empat pekan lalu. Para ekonom memperingatkan bahwa kenaikan biaya energi akan memicu lonjakan harga pangan. Biaya produksi pupuk yang bergantung pada gas alam berisiko membuat harga bahan pokok melonjak kembali.

Dilema Dukungan dan Keamanan Nasional

Dalam ranah diplomatik, Takaichi bersikap sangat hati-hati. Ia menahan diri untuk tidak mengkritik perang secara langsung agar tidak memicu kemarahan Trump. Tokyo tidak bisa mengabaikan fakta bahwa Amerika Serikat adalah penjamin utama keamanan Jepang dengan 60.000 tentara di wilayah mereka.

Namun, Takaichi khawatir fokus Washington mulai terpecah dari Asia-Pasifik. Laporan terbaru menunjukkan dua kapal perusak AS yang biasanya berbasis di Jepang telah bergeser ke Laut Arab. Jepang ingat betul bagaimana sumber daya AS tersedot selama puluhan tahun di Afghanistan dan Irak. Takaichi perlu memastikan bahwa Trump tetap waspada terhadap ancaman multifaset dari Tiongkok.

Baca Juga :  Israel Ngebut Bangun 19 Pemukiman Ilegal di Tepi Barat

Diplomasi Investasi senilai $550 Miliar

Untuk meluluhkan hati Trump, Jepang membawa modal besar berupa komitmen investasi. Tokyo menjanjikan investasi senilai $550 miliar di Amerika Serikat. Sebagai imbalannya, Jepang berharap Trump menurunkan tarif impor dari 25 persen menjadi 15 persen. Janji ini tetap berlaku meski Mahkamah Agung AS membatalkan tarif global Trump bulan lalu.

Pekan depan, kedua pihak kemungkinan akan mengumumkan rincian proyek infrastruktur baru senilai $36 miliar. Takaichi akan menggunakan hubungan pribadinya untuk meyakinkan Trump bahwa stabilitas ekonomi Jepang sangat penting bagi strategi AS. Ia ingin Trump melihat bahwa ancaman Tiongkok, baik secara ekonomi maupun keamanan, tetap menjadi tantangan jangka panjang yang tidak boleh terabaikan oleh konflik di Timur Tengah.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Berita Terbaru

Hakim federal menolak permintaan Pemerintahan Trump untuk menghentikan penghitungan 20 ribu surat suara di California.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Menhan AS Pete Hegseth memecat perencana militer utama Pentagon Letjen Brett Sylvia. Simak kaitannya dengan rencana serangan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:39 WIB

Ilustrasi, Biaya Perang Iran melonjak hingga 47,1 miliar Dolar AS. Simak rincian pengeluaran amunisi Pentagon dan dampaknya pada Pemilu. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:42 WIB