Teror di Amsterdam: Ledakan di Sekolah Yahudi Picu Kekhawatiran Global atas Anti-Semitisme

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Ketegangan global merembet ke Eropa. Sebuah ledakan di sekolah Yahudi Amsterdam memperkuat bukti peningkatan sentimen anti-Semit di tengah berkecamuknya perang antara AS-Israel melawan Iran. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Ketegangan global merembet ke Eropa. Sebuah ledakan di sekolah Yahudi Amsterdam memperkuat bukti peningkatan sentimen anti-Semit di tengah berkecamuknya perang antara AS-Israel melawan Iran. Dok: Istimewa.

AMSTERDAM, POSNEWS.CO.ID – Sebuah ledakan mengguncang sebuah sekolah Yahudi di kawasan perumahan elit Amsterdam pada Sabtu pagi. Wali Kota Amsterdam, Femke Halsema, mendeskripsikan insiden tersebut sebagai serangan yang disengaja terhadap komunitas Yahudi.

Ledakan itu merusak pipa air dan menghanguskan dinding luar bangunan sekolah. Meskipun demikian, pihak berwenang mengonfirmasi tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Halsema menegaskan bahwa polisi menangani insiden ini dengan sangat serius. “Ini adalah tindakan agresi pengecut terhadap komunitas Yahudi,” tegas Halsema.

Peningkatan Sentimen Anti-Semit di Belanda

Wali Kota Halsema mencatat bahwa warga Yahudi di Amsterdam semakin sering menghadapi konfrontasi anti-semit. Oleh karena itu, ia menganggap situasi ini sama sekali tidak dapat diterima. Sekolah tersebut merupakan satu-satunya lembaga pendidikan bagi penganut Yahudi ortodoks di Belanda yang telah memiliki sistem pengamanan ketat.

Baca Juga :  Eropa Bersatu di Belakang Zelenskyy: Downing Street Umumkan Kemajuan Positif Soal Aset Beku Rusia

Perdana Menteri Belanda, Rob Jetten, juga memberikan respon keras melalui platform X. Ia menyebut serangan tersebut sebagai hal yang mengerikan. Selanjutnya, Jetten memastikan bahwa keamanan institusi Yahudi menjadi perhatian penuh pemerintah. Ketakutan dan kemarahan kini menyelimuti komunitas Yahudi di seluruh negeri pasca-ledakan tersebut.

Efek Domino di Rotterdam dan Belgia

Keamanan di institusi Yahudi sebenarnya telah meningkat sebelum ledakan di Amsterdam terjadi. Hal ini merupakan antisipasi setelah serangan pembakaran di sebuah sinagoge di pusat kota Rotterdam pada Jumat malam. Selain itu, sebuah ledakan juga memicu kebakaran hebat di sebuah sinagoge di Liege, Belgia, pada hari Senin.

Rentetan serangan ini menunjukkan pola kekerasan yang sistemik di kawasan Eropa Barat. Akibatnya, otoritas keamanan di berbagai negara tetangga kini berada dalam status siaga tinggi. Mereka berupaya mengidentifikasi jaringan di balik serangan teror yang menargetkan identitas keagamaan ini.

Baca Juga :  Jadwal Live Timnas Indonesia U-17 vs Zambia di Piala Dunia U-17 2025, Garuda Muda Siap Tempur

Hubungan dengan Eskalasi Perang Iran

Para analis keamanan menilai kenaikan ancaman ini berhubungan langsung dengan situasi di Timur Tengah. Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah memicu reaksi global yang sangat volatil. Sebagai hasilnya, komunitas Yahudi di seluruh dunia kini menghadapi risiko serangan balasan dari simpatisan Teheran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan demikian, kedaulatan informasi dan keamanan domestik di Eropa kini sedang diuji oleh dinamika Hubungan Internasional yang keras. Pemerintah Belanda berkomitmen untuk melindungi seluruh warga negaranya tanpa memandang latar belakang agama. Pada akhirnya, stabilitas sosial di Eropa akan bergantung pada seberapa efektif aparat keamanan meredam dampak dari konflik global yang terus meluas di tahun 2026.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga
Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring
KAI Tambah 19 Kereta Api Jarak Jauh Mudik Lebaran 2026 dari Gambir dan Pasar Senen
Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok
Perebutan Dominasi Chip Semikonduktor: Geopolitik Teknologi yang Menentukan Masa Depan
Diplomasi Iklim di Ujung Tanduk: Mengapa Komitmen Net-Zero Terhambat Kepentingan Nasional?
Ukraina Terkepung: Rusia Lancarkan Gelombang Serangan Drone dan Rudal Terbesar Tahun 2026
Polisi Bubarkan Konvoi Remaja di Jakarta Barat, Petasan dan Bendera Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:07 WIB

Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:43 WIB

Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:20 WIB

KAI Tambah 19 Kereta Api Jarak Jauh Mudik Lebaran 2026 dari Gambir dan Pasar Senen

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:04 WIB

Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:29 WIB

Perebutan Dominasi Chip Semikonduktor: Geopolitik Teknologi yang Menentukan Masa Depan

Berita Terbaru