Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang membeli tiket kapal ferry ASDP secara online menjelang arus mudik Lebaran di Pelabuhan Merak. (Posnews/ASDP)

Penumpang membeli tiket kapal ferry ASDP secara online menjelang arus mudik Lebaran di Pelabuhan Merak. (Posnews/ASDP)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry resmi menghapus aturan geofencing atau batas jarak dari pelabuhan dalam pembelian tiket kapal.

Kebijakan baru ini memungkinkan masyarakat membeli tiket dari mana saja guna mempermudah akses layanan sekaligus menutup celah praktik calo, terutama menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi ASDP untuk mengoptimalkan sistem pembelian tiket secara digital.

Dengan kebijakan ini, calon penumpang tidak lagi harus berada di radius tertentu dari pelabuhan untuk memesan tiket penyeberangan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan perusahaan kini menghapus sepenuhnya sistem geofencing agar masyarakat lebih mudah memesan tiket kapal.

“Sekarang sudah tidak ada lagi geofencing. Jadi masyarakat bisa memesan tiket dari mana pun,” ujar Heru, Senin (16/3/2026).

ASDP Minta Penumpang Hindari Calo Tiket

Selain itu, Heru mengingatkan calon penumpang agar membeli tiket secara mandiri melalui sistem online atau kanal resmi.

Baca Juga :  Hewan Liar Ternyata Dokter Bagi Dirinya Sendiri, Bukti Baru

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan cara tersebut, masyarakat dapat menghindari praktik perantara atau calo yang kerap memanfaatkan momen lonjakan penumpang di pelabuhan.

Menurutnya, ASDP ingin memastikan setiap penumpang memegang tiket resmi yang dibeli secara langsung, bukan melalui pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab.

“Yang penting tiket dibeli secara mandiri dan online. Jangan melalui perantara atau calo,” tegasnya.

ASDP Beri Dispensasi Jam Keberangkatan Saat Mudik

Di sisi lain, ASDP juga memberikan dispensasi waktu keberangkatan selama periode arus mudik dan balik Lebaran.

Kebijakan ini diterapkan agar penumpang tidak perlu khawatir jika mengalami keterlambatan perjalanan menuju pelabuhan.

Heru menjelaskan, kondisi lalu lintas saat mudik sering berubah-ubah. Karena itu, ASDP memberi kelonggaran agar tiket tidak langsung hangus jika waktu keberangkatan meleset.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran 2026, Korlantas: Delay System hingga Buffer Zone di Pelabuhan

“Kalau terjadi keterlambatan datang atau justru terlalu cepat tiba di pelabuhan, masyarakat tidak perlu khawatir karena kami memberlakukan dispensasi,” jelasnya.

Tiket Bisa Dipakai H-8 hingga H+12 Lebaran

Lebih lanjut, ASDP menerapkan fleksibilitas penggunaan tiket selama periode mudik Lebaran, yakni mulai H-8 hingga H+12.

Dalam skema ini, penumpang masih dapat menggunakan tiket hingga 12 jam setelah jadwal keberangkatan atau 8 jam sebelum waktu yang tertera di tiket.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengurai kepadatan di pelabuhan penyeberangan utama, seperti Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni, yang setiap tahun menjadi titik krusial arus mudik Lebaran.

Dengan sistem yang lebih fleksibel dan pembelian tiket yang semakin mudah, ASDP berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih tertib, aman, dan bebas praktik percaloan tiket. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB