Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaku di borgol. (Posnews/iStock)

Ilustrasi pelaku di borgol. (Posnews/iStock)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi sindikat uang palsu bikin merinding! Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran uang palsu yang beroperasi di Jawa Barat dan siap mengguncang pasar saat momen Lebaran 2026.

Pelaku memanfaatkan lonjakan transaksi jelang hari raya untuk menyebar uang palsu dalam jumlah besar. Polisi pun bergerak cepat sebelum uang haram itu beredar luas.

Digerebek di Warung Nasi Goreng!

Tim Bareskrim langsung menggerebek sebuah warung nasi goreng di kawasan Plered. Dari lokasi ini, petugas meringkus empat pelaku berinisial AS, K, AK sebagai perantara, serta DNA yang diduga kuat sebagai otak pembuat uang palsu.

Kasat Resmob Bareskrim Polri, Arsya Khadafi, mengungkap jaringan ini sudah lama beroperasi dan terhubung dengan sindikat lain di Klaten.

Baca Juga :  Sayap Tradisi di Langit Delhi: Menjaga Kabootarbaazi

“Kelompok ini terorganisir dan terkoneksi dengan jaringan pembuat uang palsu lainnya,” tegas Arsya, Selasa (17/3/2026).

Dari tangan pelaku, polisi langsung menyita tujuh lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dengan tahun emisi 2016. Temuan ini menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan yang lebih besar.

Tak berhenti di situ, polisi mengembangkan kasus dan menggerebek rumah produksi di Perumahan Griya Ciwangi, Bungursari, Purwakarta. Di lokasi ini, aparat menemukan pabrik uang palsu skala besar yang siap mencetak uang ilegal dalam jumlah masif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas menyita berbagai alat canggih, mulai dari printer, komputer, mesin ultraviolet, oven pengering, alat press, hingga ribuan kertas bahan baku. Bahkan, uang palsu siap edar juga ditemukan di lokasi.

Baca Juga :  Amankan Jakarta Malam Ini, Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar

Target Edarkan Miliaran Rupiah Saat Lebaran

Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai rencana sindikat menyebarkan uang palsu hingga miliaran rupiah saat Lebaran. Informasi itu langsung ditindaklanjuti hingga jaringan ini berhasil dihancurkan.

Kini, kasus tersebut ditangani Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri untuk pengembangan lebih lanjut. Para pelaku dijerat Pasal 374 dan 375 KUHP terkait peredaran uang palsu, dengan ancaman hukuman berat.

Polisi mengingatkan masyarakat agar ekstra hati-hati saat bertransaksi, terutama menjelang Lebaran. Jika menemukan uang mencurigakan, warga diminta segera melapor ke aparat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB