Pelabuhan Ketapang Ditutup Total Saat Nyepi 2026, Penyeberangan ke Bali Lumpuh

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Jawa-Bali Ditutup. Pemudik Tertahan di Ketapang Jelang Nyepi. (Posnews/Ist)

Jalur Jawa-Bali Ditutup. Pemudik Tertahan di Ketapang Jelang Nyepi. (Posnews/Ist)

BANYUWANGI, POSNEWS.CO.ID – Aktivitas penyeberangan di jalur padat Jawa–Bali resmi dihentikan total.

Pelabuhan Ketapang menutup seluruh layanan menuju Pelabuhan Gilimanuk dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Penutupan ini langsung diberlakukan tegas. Petugas memasang water barrier di akses masuk pelabuhan untuk menghentikan arus kendaraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, seluruh loket layanan juga ditutup rapat tanpa pengecualian.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Nyepi di Pulau Bali yang mengharuskan seluruh aktivitas dihentikan.

Area Pelabuhan Steril, Tak Ada Kendaraan Tersisa

Selanjutnya, kondisi pelabuhan benar-benar steril. Hingga Rabu (18/3/2026), area parkir dipastikan kosong total tanpa satu pun kendaraan penumpang yang tertinggal.

Baca Juga :  Arus Nataru 2026 Membludak, Jasa Marga Operasikan 37 Gardu di GT Cikampek Utama

Penyeberangan terakhir tercatat berlangsung tepat pukul 17.00 WIB. Setelah itu, seluruh operasional dihentikan sepenuhnya.

Di sisi lain, arus kendaraan dari arah Bali menuju Jawa masih sempat berlangsung hingga menjelang penutupan.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengungkapkan kondisi ini akan menjadi bahan evaluasi penting.

Menurutnya, situasi tersebut akan dijadikan acuan untuk mengantisipasi lonjakan saat arus balik Lebaran mendatang.

ASDP Percepat Layanan, Antrean Ditekan

Lebih lanjut, pihak ASDP Indonesia Ferry bergerak cepat mempercepat proses bongkar muat kapal di kedua pelabuhan. Upaya ini dilakukan untuk mengurai antrean sebelum penutupan total diberlakukan.

Baca Juga :  Viral Isra Mikraj di Songgon Banyuwangi Diselingi Dangdut Seksi, Panitia Angkat Bicara

Hasilnya, sebagian besar kendaraan berhasil diseberangkan tepat waktu sebelum batas akhir operasional.

Namun demikian, bagi pemudik yang terlambat dan tidak kebagian jadwal penyeberangan, petugas meminta untuk bersabar.

Mereka diarahkan beristirahat di kantong parkir yang telah disiapkan.

Penutupan ini, lanjut Nanang, bukan tanpa alasan. Semua pihak diminta menghormati pelaksanaan Nyepi sebagai tradisi sakral masyarakat Bali.

Ke depan, aparat akan memperketat pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan pelabuhan.

Evaluasi dari penutupan ini akan menjadi kunci untuk menghadapi potensi lonjakan ekstrem saat arus balik Lebaran 2026. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok
KAI Commuter Blokir 40 Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta dan Stasiun Sepanjang 2026
Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo
Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu
KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri
Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:19 WIB

KAI Commuter Blokir 40 Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta dan Stasiun Sepanjang 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu

Berita Terbaru