81 Tahanan KPK Rayakan Lebaran, Kunjungan dan Hantaran Dibuka Terbatas

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Momen Lebaran 2026 dimanfaatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghadirkan kebijakan humanis bagi para tahanan.

Dalam rangka Idulfitri 1447 H, KPK resmi membuka layanan kunjungan keluarga dan penerimaan hantaran makanan sebagai bentuk pemenuhan hak dasar para tahanan.

Selanjutnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan layanan penerimaan makanan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini langsung disambut antusias karena memberi kesempatan keluarga berbagi momen Lebaran dengan kerabat yang tengah menjalani proses hukum.

Tak berhenti di situ, KPK juga membuka layanan tatap muka langsung antara tahanan dan keluarga pada pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

Baca Juga :  Kerusuhan Ilaga Puncak Papua Tengah, Massa Bakar 7 Kantor Pemerintah

Dengan demikian, suasana Idulfitri di lingkungan rutan tetap terasa hangat, meski berada di balik jeruji.

Lebih lanjut, KPK menegaskan langkah ini sebagai komitmen kuat dalam menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia (HAM).

Artinya, meskipun berstatus tahanan, mereka tetap memiliki hak beribadah dan mendapatkan dukungan keluarga secara layak.

Selain itu, KPK menilai kehadiran keluarga sangat penting untuk memberikan dukungan moral dan emosional.

Bahkan, momen Lebaran diyakini menjadi sarana refleksi diri bagi para tahanan agar lebih baik ke depannya.

“Kami memastikan hak beragama tetap terpenuhi karena itu merupakan bagian fundamental, termasuk bagi tahanan,” tegas Budi.

Baca Juga :  Komando Iran Serbu Kapal Kargo saat Israel Siaga Serang Jantung Teheran

Berdasarkan data terbaru, total terdapat 81 tahanan di rutan KPK. Rinciannya, 41 orang berada di Rutan Gedung Merah Putih (K4) dan 40 orang di Rutan Gedung C1.

Dari jumlah tersebut, sekitar 67 tahanan beragama Islam dan akan merayakan Idulfitri.

Sebagai penutup rangkaian ibadah, KPK juga akan menggelar Salat Idulfitri di Masjid Gedung Merah Putih.

Salat dijadwalkan berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 08.00 WIB, sehingga para tahanan tetap dapat merasakan khidmatnya hari kemenangan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional
Kasus Penyadapan Listyo Sigit, Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat, Ini Perannya dalam Kasus Penyadapan
Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?
1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan
DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan
Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan
Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:41 WIB

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 November 2026 - 21:25 WIB

Kasus Penyadapan Listyo Sigit, Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim

Kamis, 5 November 2026 - 21:12 WIB

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat, Ini Perannya dalam Kasus Penyadapan

Kamis, 5 November 2026 - 17:23 WIB

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 November 2026 - 16:55 WIB

DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menandatangani kerja sama dengan dua perusahaan untuk membuka peluang kerja melalui program POLIRAN. (Posnews/Humas PMJ)

JABODETABEK

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:00 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Dirjen Imigrasi saat meluncurkan aplikasi I-GHAS 24/7 di Mabes Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:41 WIB

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB