JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Istana dibuka lebar. Open house Lebaran 2026 siap dibanjiri ribuan warga. Istana Kepresidenan Jakarta menggelar griya (open house) mulai pukul 12.00 WIB dengan kapasitas mencapai 5.000 orang.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan masyarakat bisa langsung datang setelah salat zuhur. Panitia juga menyiapkan skema masuk bergantian agar tetap tertib.
“Open house kita buka sekitar jam 12 sampai 1 siang. Kapasitas sekitar 5.000 orang, dan jika penuh, area luar sudah disiapkan tenda,” tegas Teddy, Jumat (20/3/2026).
Dengan demikian, warga tetap bisa ikut merasakan suasana Lebaran di Istana, meski jumlah pengunjung membludak.
Dibuka hingga Sore, Warga Bisa Ajak Keluarga
Selanjutnya, Teddy memastikan open house berlangsung hingga menjelang magrib. Masyarakat dipersilakan datang bersama keluarga sambil menikmati momen Lebaran.
“Silakan masyarakat datang bersama keluarga, sekalian silaturahmi dan mampir ke Istana,” ujarnya.
Momentum ini menjadi kesempatan langka bagi warga untuk merasakan langsung suasana perayaan Idulfitri di pusat pemerintahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Presiden Jalani Lebaran di Sumut dan Aceh
Sementara itu, Prabowo Subianto tidak berada di Jakarta saat hari H Lebaran. Presiden memilih menjalani rangkaian Idulfitri di dua wilayah berbeda.
Ia mengikuti malam takbiran di Sumatera Utara dan melanjutkan Salat Idulfitri di Aceh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
“Iya betul, Pak Presiden akan malam takbiran di Sumatera Utara dan salat Id di Aceh,” jelas Teddy.
Lebaran Kedua Prabowo–Gibran sebagai Pemimpin RI
Tahun ini menjadi Lebaran kedua bagi pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sejak menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden.
Sebagai perbandingan, pada 2025 keduanya melaksanakan Salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang dipadati ribuan jemaah.
Kesimpulannya, open house Istana tahun ini diprediksi berlangsung meriah dan padat. Karena itu, masyarakat diimbau datang lebih awal dan mengikuti aturan agar silaturahmi Lebaran tetap nyaman dan tertib. (red)
Editor : Hadwan




















