NEW ORLEANS, POSNEWS.CO.ID – Jamie Borne, seorang programmer yang berafiliasi dengan platform gim populer Roblox, kini menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 40 tahun. Penangkapan kembali pria berusia 30 tahun tersebut mengungkap sisi gelap di balik industri gim yang menyasar anak-anak.
Penyelidikan mendalam dimulai setelah petugas probasi melakukan pemeriksaan kepatuhan rutin di kediaman Borne pada 27 Februari 2026. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebuah boneka seks berukuran anak-anak di sofa ruang tamunya. Temuan ini memicu penggeledahan lebih luas oleh tim forensik digital.
Temuan Forensik dan Pengakuan Tersangka
Setelah menyita laptop, cakram keras eksternal, dan ponsel milik Borne, analis dari Homeland Security Investigations menemukan bukti yang sangat meresahkan. Terdapat sedikitnya 40 gambar dan video yang menampilkan materi pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Dalam interogasi awal, Borne mengakui kepemilikan boneka tersebut dan menyatakan bahwa dirinya merasa “sangat kesepian”. Namun, penyelidik juga menemukan riwayat pencarian web yang eksplisit dan konten ilegal yang tersimpan rapi dalam perangkat digitalnya. Jaksa Agung Louisiana, Liz Murrill, mengonfirmasi bahwa kantornya akan memimpin penuntutan kasus ini secara langsung.
Latar Belakang Kriminal dan Pelanggaran Probasi
Borne sebenarnya sedang menjalani masa probasi selama dua tahun terkait kasus penggunaan senjata ilegal pada Maret 2023. Saat itu, ia menyerang penghuni tenda di kawasan Central City dengan granat asap dan Airsoft, menembakkan pistol semi-otomatis, serta melontarkan hinaan rasis.
Hanya berselang dua tahun dari hukuman percobaan tersebut, Borne kembali terjerumus dalam tindak kriminal yang jauh lebih berat. Penemuan materi pornografi anak ini secara otomatis membatalkan masa probasinya dan meningkatkan status hukumnya menjadi tersangka predator seksual digital.
Keamanan Anak di Platform Roblox dalam Sorotan
Kasus Jamie Borne mencuat di tengah ketegangan hukum antara pemerintah Louisiana dan platform Roblox. Jaksa Agung Liz Murrill telah menggugat Roblox pada Agustus tahun lalu, dengan tuduhan bahwa platform tersebut menjadi “ladang perburuan bagi predator seks”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Data menunjukkan lonjakan drastis kejahatan internet terhadap anak di Louisiana, dari 171 laporan pada 2010 menjadi 16.000 laporan pada 2024. Kasus Borne memperkuat argumen para penggugat bahwa pengembang dan pekerja di ekosistem tersebut memerlukan pengawasan yang jauh lebih ketat. Saat ini, Borne masih ditahan di Orleans Justice Center dengan jaminan sebesar $50.000 untuk setiap dakwaan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia




















