Zelenskyy Ungkap Bukti Rusia Pasok Intelijen Tempur ke Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siasat baru pertahanan udara Ukraina. Zelenskyy mendesak Trump memediasi izin penggunaan jaringan Starlink untuk menggempur target di dalam wilayah Rusia. Dok: Istimewa.

Siasat baru pertahanan udara Ukraina. Zelenskyy mendesak Trump memediasi izin penggunaan jaringan Starlink untuk menggempur target di dalam wilayah Rusia. Dok: Istimewa.

KYIV, POSNEWS.CO.ID – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melontarkan tuduhan serius terhadap Rusia terkait eskalasi perang di Timur Tengah. Zelenskyy mengeklaim bahwa intelijen militer Ukraina memiliki bukti “tak terbantahkan” mengenai bantuan intelijen Rusia kepada rezim Iran pada hari Senin.

Dalam konteks ini, bantuan tersebut mencakup penyediaan data tempur yang sangat sensitif. Zelenskyy menegaskan bahwa tindakan Moskow bertujuan murni untuk memperpanjang durasi konflik antara blok Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

Pemanfaatan Teknologi SIGINT dan ELINT Rusia

Zelenskyy mengungkapkan bahwa Rusia memanfaatkan infrastruktur intelijen sinyal (SIGINT) dan intelijen elektronik (ELINT) secara masif. Selain itu, Rusia juga berbagi data yang mereka peroleh melalui kerja sama dengan mitra strategis lainnya di Timur Tengah.

“Rusia menggunakan kemampuan teknologinya untuk membantu rezim Iran bertahan dan menyerang dengan lebih akurat,” ujar Zelenskyy melalui platform X. Oleh karena itu, Ukraina memandang aktivitas ini sebagai langkah destruktif yang harus segera berhenti guna mencegah ketidakstabilan kawasan yang lebih luas.

Dampak Ekonomi dan Krisis Bahan Bakar

Tuduhan ini muncul saat pasar global sedang bereaksi negatif terhadap perkembangan perang. Zelenskyy menyoroti bahwa bantuan intelijen Rusia memperumit situasi pasokan bahan bakar di banyak negara. Bahkan, gangguan pada arus energi global kini mulai memberikan tekanan ekonomi yang berat bagi masyarakat internasional.

Lebih lanjut, Zelenskyy menyatakan bahwa negara-negara yang bertanggung jawab harus bersatu untuk mencegah masalah yang lebih besar. Ia berpendapat bahwa keterlibatan Rusia hanya akan membuat resolusi perdamaian semakin sulit tercapai. Akibatnya, biaya ekonomi dan kemanusiaan dari perang ini akan terus membengkak jika intervensi intelijen asing tetap berlangsung.

Baca Juga :  Antisipasi Ketidakpastian Hormuz: Jepang Kaji Tambahan Pelepasan Cadangan Minyak 20 Hari

Bantahan Kremlin dan Laporan Satelit

Di sisi lain, pihak Kremlin memberikan respon defensif terhadap tuduhan-tuduhan tersebut. Pekan lalu, pemerintah Rusia secara resmi menolak laporan Wall Street Journal yang menyebut adanya pembagian citra satelit dan teknologi drone dengan Iran. Moskow melabeli informasi tersebut sebagai “berita palsu” yang tidak berdasar.

Meskipun demikian, Zelenskyy menekankan bahwa bukti-bukti yang dimiliki Ukraina terus bertambah setiap harinya. Pihak Kyiv kini terus berkoordinasi dengan sekutu Barat untuk memantau pergerakan data intelijen di sepanjang koridor Rusia-Iran. Pada akhirnya, keterbukaan informasi mengenai aliansi militer ini menjadi krusial bagi strategi pertahanan Amerika Serikat dan Israel di wilayah Teluk tahun 2026.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa
Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

HUT RI ke-81, Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta di Jakarta Cuma Rp1

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:57 WIB