Ayah Tiri Aniaya Bocah 4 Tahun di Langkat, Istri Diikat hingga Pagi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

LANGKAT, POSNEWS.CO.ID – Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali menggemparkan Sumatera Utara.

Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun di Kabupaten Langkat menjadi korban penganiayaan brutal yang dilakukan ayah tirinya berinisial SPS (28).

Tak hanya menganiaya anak sambungnya, pelaku juga memukul istrinya berinisial ES (30) yang merupakan ibu kandung korban, lalu mengikat tangan korban dewasa itu selama berjam-jam hingga pagi hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa memilukan tersebut terjadi di Desa Lau Tepu, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo mengungkapkan pelaku memukul bocah tersebut menggunakan tangan kosong.

“Pelaku memukul dan meninju korban menggunakan tangan kosong,” kata David, Sabtu (9/5/2026).

Bocah Alami Luka Lebam di Mata dan Kepala

Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Ghulam Yanuar Lutfi mengatakan bocah malang itu mengalami sejumlah luka memar di bagian mata, bibir, dan kepala akibat kekerasan yang dilakukan pelaku.

Baca Juga :  Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan

Selain itu, pelaku juga menyerang istrinya dengan memukul kepala korban sebanyak dua kali.

Tak berhenti di situ, pelaku mengikat tangan istrinya menggunakan tali ayunan sejak pukul 01.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB.

“Pelaku memukul kepala istrinya dua kali lalu mengikat tangan korban menggunakan tali hingga pagi hari,” ujar Ghulam.

Pelaku Emosi karena Tak Ada Makanan di Rumah

Polisi mengungkap amarah pelaku dipicu persoalan sepele. Saat pulang kerja, SPS kesal karena tidak menemukan makanan di rumah. Air minum dan gas LPG juga disebut dalam kondisi habis.

Pelaku kemudian berniat membeli makanan. Namun emosinya kembali memuncak saat melihat istrinya dianggap menunjukkan ekspresi tidak menyenangkan ketika dimintai uang.

Baca Juga :  Anak Riza Chalid Dihukum 15 Tahun, Hakim Bebankan Uang Pengganti Rp2,9 Triliun

Situasi semakin panas ketika anak korban terus rewel dan sulit tidur.

“Pelaku melampiaskan emosinya setelah masalah di rumah menumpuk, termasuk saat anak korban terus menangis dan sulit tidur,” jelas Ghulam.

Polisi Beri Pendampingan Trauma Healing

Saat ini polisi telah menangani kasus tersebut dan memastikan korban mendapat perlindungan.

Kapolres Langkat menegaskan pihaknya memberikan pendampingan psikologis bagi bocah korban melalui tim trauma healing agar kondisi mental anak bisa pulih.

“Polres Langkat akan terus mendampingi korban. Kami menangani setiap kasus kekerasan terhadap anak secara serius, profesional, dan penuh empati,” tegas David.

Polisi juga mendalami kemungkinan jeratan hukum tambahan terhadap pelaku atas dugaan kekerasan terhadap anak dan kekerasan dalam rumah tangga. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengamanan Aksi Hari Tani, Sudirman-Thamrin hingga DPR Jadi Perhatian Polisi
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp132 M dari Malaysia
21 Kg Sabu dan 25.607 Ekstasi Disita, Bareskrim Buru Bandar Brother
BNN Musnahkan 34,7 Kg dan 2.156,4 Liter Narkoba, 25 Tersangka Dijerat
Polisi Tangkap NB, Tersangka Penembakan ASN Yahukimo dan Sita 3 Amunisi
155 Etomidate Siap Diedarkan Modus Tempel, Polisi Tangkap CA di PIK
Mediasi Dua Ormas di Sukabumi Berubah Jadi Adu Bacok, 5 Orang Diamankan
KM Virgo Transport 8: 19 Meninggal, 116 Orang Masih Dicari Tim SAR

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 06:23 WIB

Pengamanan Aksi Hari Tani, Sudirman-Thamrin hingga DPR Jadi Perhatian Polisi

Rabu, 23 September 2026 - 21:02 WIB

Bareskrim Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp132 M dari Malaysia

Rabu, 23 September 2026 - 20:35 WIB

BNN Musnahkan 34,7 Kg dan 2.156,4 Liter Narkoba, 25 Tersangka Dijerat

Rabu, 23 September 2026 - 20:21 WIB

Polisi Tangkap NB, Tersangka Penembakan ASN Yahukimo dan Sita 3 Amunisi

Rabu, 23 September 2026 - 15:39 WIB

155 Etomidate Siap Diedarkan Modus Tempel, Polisi Tangkap CA di PIK

Berita Terbaru

Donald Trump menegur wartawan CNN di PBB di tengah perselisihan hukum larangan media Gedung Putih. Simak rincian kasus dan reaksi pers. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Tegur Wartawan CNN di PBB di Tengah Gugatan Hukum

Kamis, 24 Sep 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi, Prakiraan cuaca Jabodetabek Kamis 24 September 2026 dengan potensi hujan dan petir di Bogor.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jabodetabek, Suhu Tembus 35 Derajat dan Bogor Waspada Petir

Kamis, 24 Sep 2026 - 06:13 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi menyampaikan pidato di PBB tentang dukungan ICC, reformasi PBB, dan isu energi. Simak analisis geopolitik terbarunya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Tegaskan Dukungan ICC

Kamis, 24 Sep 2026 - 06:00 WIB