JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kota Tua Jakarta mencatat lonjakan pengunjung yang signifikan selama libur Lebaran 2026.
Pengelola kawasan melaporkan puluhan ribu wisatawan memadati area ikonik tersebut, menjadikannya salah satu destinasi favorit warga untuk mengisi libur panjang.
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan terus meningkat setiap harinya.
Pada H+2 Lebaran, tercatat sekitar 19 ribu wisatawan datang memadati kawasan tersebut.
Selanjutnya, lonjakan semakin terasa hingga H+4 Lebaran dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 23 ribu orang.
Angka ini menunjukkan tren peningkatan yang konsisten selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Lebih Ramai dari Tahun Lalu, Wisata Jakarta Bangkit
Denny menegaskan, jumlah kunjungan tahun ini melampaui capaian Lebaran tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peningkatan ini menjadi indikator positif bangkitnya sektor pariwisata di ibu kota, khususnya wisata berbasis sejarah dan budaya.
Selain itu, meningkatnya minat wisatawan juga didorong oleh kemudahan akses, cuaca yang relatif mendukung, serta banyaknya pilihan aktivitas menarik di lokasi.
Beragam hiburan yang dihadirkan pengelola menjadi daya tarik utama. Salah satunya adalah pertunjukan lighting art yang sukses mencuri perhatian pengunjung saat malam hari.
Tak hanya itu, rangkaian acara juga menghadirkan pertunjukan musik dan budaya.
Pada H+1 dan H+2, penampilan Balle Keroncong mengajak pengunjung bernyanyi bersama, menciptakan suasana meriah dan interaktif.
Kemudian, pada H+3 hingga H+4, panggung hiburan diisi oleh band dari Komunitas Kota Tua Jakarta.
Selain hiburan musik, pengunjung juga menikmati museum yang tetap buka, wahana rumah hantu, hingga wisata kuliner khas yang tersebar di area kawasan.
Jam Operasional Ditambah, Wisata Makin Fleksibel
Untuk mengakomodasi lonjakan pengunjung, pengelola menambah jam operasional hingga pukul 22.00 WIB.
Kebijakan ini memberikan waktu lebih panjang bagi wisatawan untuk menikmati suasana Kota Tua, terutama di malam hari yang dipenuhi atraksi cahaya.
Menariknya, tidak ada aturan khusus yang membatasi kunjungan, sehingga masyarakat dapat datang dengan lebih fleksibel bersama keluarga maupun teman.
Lonjakan wisatawan ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga meningkatkan minat masyarakat terhadap wisata edukatif.
Kawasan Kota Tua menawarkan pengalaman belajar sejarah Jakarta melalui museum, bangunan kolonial, serta berbagai aktivitas budaya.
Dengan kombinasi edukasi dan hiburan, Kota Tua semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi unggulan selama libur Lebaran di Jakarta. (red)
Editor : Hadwan



















