Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau harga bahan pokok di Pasar Minggu Jakarta Selatan pasca Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau harga bahan pokok di Pasar Minggu Jakarta Selatan pasca Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah memastikan harga bahan pokok (bapok) tetap stabil dan stok melimpah usai Lebaran 2026.

Hal ini terungkap saat Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau langsung kondisi pasar di Pasar Minggu.

Budi Santoso menegaskan pasokan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, cabai, hingga gula dalam kondisi aman dan mencukupi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak panik dan tidak membeli secara berlebihan.

β€œPasokan bapok kita cukup, jadi masyarakat tidak perlu khawatir atau menimbun barang,” tegas Budi Santoso, Sabtu (28/3/2026).

Harga Bahan Pokok Turun Dibanding Tahun Lalu

Menariknya, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga dibandingkan periode Ramadan dan Idulfitri tahun sebelumnya.

Bawang merah tercatat turun sekitar 8–10 persen, cabai turun 3–20 persen, sementara bawang putih anjlok hingga 16 persen.

Baca Juga :  10 Pedagang Beras di Jakarta Kena Tegur, Jual di Atas Harga Eceran Tertinggi

Bahkan, beberapa harga di pasar sudah berada di bawah Harga Acuan dan Harga Eceran Tertinggi (HET), seperti:

  • Beras medium: Rp13.000/kg
  • Beras premium: Rp14.800/kg
  • Cabai merah keriting: Rp50.000/kg
  • Cabai merah besar: Rp50.000/kg

Secara nasional, tren harga bahan pokok menunjukkan penurunan dibandingkan Lebaran 2025.

Untuk minyak goreng rakyat, harga MINYAKITA juga turun sekitar 7,5 persen dibanding tahun lalu, dari Rp17.200/liter menjadi Rp15.700/liter.

Selain itu, pemerintah terus memperkuat distribusi dengan menggandeng Perum Bulog dan ID FOOD.

Bahkan, lebih dari 35 persen distribusi MINYAKITA kini disalurkan melalui BUMN pangan untuk menjaga harga tetap terjangkau.

Update Harga Bahan Pokok Terkini

Berikut kisaran harga bahan pokok terbaru pasca Lebaran 2026:

  • Beras SPHP: Rp12.500/kg
  • Minyak goreng curah: Rp22.000/liter
  • Minyak goreng premium: Rp15.000/liter
  • Tepung terigu: Rp12.000/kg
  • Daging sapi: Rp140.000/kg
  • Gula pasir: Rp19.000/kg
  • Daging ayam ras: Rp45.000/kg
  • Telur ayam ras: Rp32.000/kg
  • Bawang merah: Rp50.000/kg
  • Cabai rawit merah: Rp100.000/kg
  • Bawang putih honan: Rp40.000/kg
Baca Juga :  Polri Tunggu Putusan MK Soal Syarat Masuk Polisi Wajib Sarjana

Pedagang Akui Harga Mulai Turun

Para pedagang mengakui kondisi pasar mulai stabil. Rano, pedagang beras, menyebut harga beras mulai turun seiring panen yang berlangsung.

Sementara itu, Selamet, pedagang telur, memastikan stok tetap aman meski permintaan masih tinggi.

Di sisi lain, Fatimah, pedagang sayur, menyebut harga sayuran relatif stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan.

Sebagai langkah pengendalian, Kementerian Perdagangan terus memantau harga melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Saat ini, sekitar 550 pasar di 514 kabupaten/kota dipantau setiap hari untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan.

Secara keseluruhan, kondisi bahan pokok pasca Lebaran 2026 terbilang aman dan terkendali.

Pemerintah memastikan distribusi berjalan lancar, harga tetap stabil, dan masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi gejolak pangan dalam waktu dekat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IFW 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia Mendunia
Mendag Budi Santoso Ungkap Kunci Masa Depan Kakao Indonesia
Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru
Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar
Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:13 WIB

IFW 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia Mendunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Mendag Budi Santoso Ungkap Kunci Masa Depan Kakao Indonesia

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Senin, 20 Juli 2026 - 20:47 WIB

Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB