Aliansi Paris-Tokyo: Macron dan Takaichi Desak Gencatan Senjata

Kamis, 2 April 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penertiban armada bayangan Rusia. Angkatan Laut Prancis mencegat tanker minyak Tagor di Samudra Atlantik demi menegakkan sanksi internasional atas invasi ke Ukraina. Dok: Istimewa.

Penertiban armada bayangan Rusia. Angkatan Laut Prancis mencegat tanker minyak Tagor di Samudra Atlantik demi menegakkan sanksi internasional atas invasi ke Ukraina. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Presiden Perancis Emmanuel Macron menyerukan gencatan senjata total di Timur Tengah selama kunjungan kenegaraannya ke Jepang pada hari Rabu. Langkah diplomatik ini muncul saat ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutu Eropanya kian meruncing terkait tanggung jawab keamanan global.

Dalam konteks ini, Macron mengadakan pembicaraan intensif dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka. Kedua pemimpin menekankan pentingnya ketaatan terhadap hukum internasional dan nilai-nilai demokrasi guna meredakan konflik yang melumpuhkan Selat Hormuz.

Seruan Damai dan Keamanan Selat Hormuz

Macron menegaskan bahwa Perancis dan Jepang memiliki pandangan yang sama mengenai tatanan internasional. “Kami berdua mengadvokasi kembalinya perdamaian, gencatan senjata, ketenangan, dan perlintasan bebas melalui Selat Hormuz,” ujar Macron dalam konferensi pers bersama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PM Takaichi menyambut baik seruan tersebut dengan menekankan urgensi de-eskalasi konflik. Oleh karena itu, Jepang memandang kerja sama dengan Perancis sangat bermakna di tengah lingkungan internasional yang semakin keras. Keduanya sepakat bahwa keselamatan jalur air vital tersebut adalah kunci bagi stabilitas pasokan barang global tahun 2026.

Baca Juga :  Rembuk Nelayan 2025: SNI Desak Pemerintah Pro Kesejahteraan Nelayan Indonesia

Peta Jalan Pertahanan dan Kemandirian “Rare Earths”

Selain isu Timur Tengah, kedua negara memperkuat otot militer di kawasan Indo-Pasifik. Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dan Menhan Perancis Catherine Vautrin menandatangani peta jalan kerja sama pertahanan baru. Bahkan, kesepakatan ini mencakup peningkatan latihan militer gabungan guna membendung pengaruh Tiongkok di kawasan tersebut.

Secara simultan, menteri perdagangan kedua negara meresmikan proyek bersama di sektor tanah jarang (rare earths). Langkah strategis ini bertujuan memutus dominasi Tiongkok dalam produksi magnet tahan panas yang krusial bagi industri pertahanan dan kendaraan listrik. Terlebih lagi, Perancis akan membantu Jepang dalam pengembangan reaktor cepat dan program daur ulang bahan bakar nuklir yang selama ini mengalami hambatan teknis di Tokyo.

Tekanan Donald Trump dan Respon Macron

Kunjungan Macron terjadi hanya beberapa jam setelah pernyataan kontroversial Presiden Donald Trump. Trump secara terbuka menyebut bahwa tanggung jawab menjaga keterbukaan Selat Hormuz berada di tangan negara pengguna, bukan lagi tanggung jawab tunggal Amerika Serikat. “Itu urusan Perancis, bukan urusan kami,” tegas Trump semalam.

Baca Juga :  Taiwan Kembali Dirangkul Honduras, China Ditinggalkan Akibat Janji Palsu?

Meskipun demikian, Macron memilih untuk tidak menanggapi secara langsung serangan verbal Trump tersebut di hadapan publik. Trump sebelumnya melabeli Perancis sebagai pihak yang “sangat tidak membantu” dalam kampanye militernya terhadap Iran. Sikap tenang Macron di Tokyo menunjukkan upaya Paris untuk mempertahankan otonomi strategis tanpa harus terlibat dalam konfrontasi retorika dengan Washington.

Agenda Antariksa dan Pertemuan Kaisar

Kemitraan kedua negara juga merambah ke ruang angkasa. Pada hari Kamis, Macron dan Takaichi dijadwalkan mengunjungi perusahaan teknologi pembersih puing ruang angkasa. Selanjutnya, Macron akan melakukan pertemuan kehormatan dengan Kaisar Naruhito dan menghadiri jamuan makan siang di istana sebelum melanjutkan perjalanan ke Korea Selatan.

Pada akhirnya, sinergi antara ekonomi terbesar keempat dunia dan kekuatan nuklir Eropa ini memberikan sinyal bahwa negara-negara demokrasi maju tetap bersatu di tengah perpecahan blok Barat. Dunia kini menanti apakah kolaborasi teknis dan desakan damai dari Tokyo dan Paris mampu melunakkan ketegangan di Teluk pada tahun 2026 ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Gempa Venezuela Bertahan Hidup di Bawah Reruntuhan
Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik
Kapal Selam Nuklir China Uji Coba Rudal ke Pasifik
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
HUT ke-250 AS, Trump Serukan Batasan Pemilu Baru
Tiga Putra Pimpin Doa di Samping Peti Jenazah Ali Khamenei
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:12 WIB

Korban Gempa Venezuela Bertahan Hidup di Bawah Reruntuhan

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:05 WIB

Kapal Selam Nuklir China Uji Coba Rudal ke Pasifik

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:25 WIB

HUT ke-250 AS, Trump Serukan Batasan Pemilu Baru

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:52 WIB

Tiga Putra Pimpin Doa di Samping Peti Jenazah Ali Khamenei

Berita Terbaru

Dominasi mutlak tanpa tanding. Grand Theft Auto VI langsung menguasai posisi nomor satu di PlayStation Store global hanya lima hari sejak pembukaan pesanan awal. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pra-Pemesanan GTA VI Kabarnya Tembus US$1 Miliar

Selasa, 7 Jul 2026 - 09:16 WIB

Sejarah baru tercipta di Piala Dunia. Gol dramatis Mikel Merino pada menit akhir membawa Spanyol menundukkan Portugal 1-0 sekaligus mengakhiri era keemasan Cristiano Ronaldo. Dok: Istimewa.

SPORT

Spanyol Melaju ke Perempat Final, Ronaldo Pensiun

Selasa, 7 Jul 2026 - 08:16 WIB

Kisah pilu pasca-gempa Venezuela. Korban selamat berjuang pulih di rumah sakit lapangan sementara warga sipil mengkritik keras lambatnya respons pemerintah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korban Gempa Venezuela Bertahan Hidup di Bawah Reruntuhan

Selasa, 7 Jul 2026 - 08:12 WIB

Kabar gembira untuk pengguna konsol Sony. Layanan PlayStation Plus periode Juli 2026 menyajikan Call of Duty: Modern Warfare hingga game RPG klasik secara gratis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Hadirkan Call of Duty dan RPG Seru Gratis

Selasa, 7 Jul 2026 - 07:45 WIB