Sindikat Bobol Dana BOS Rp942 Juta Dibongkar, Polda Sumsel Tangkap 4 Pelaku

Kamis, 2 April 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring. (Posnews/Ist)

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring. (Posnews/Ist)

SUMATERA SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Skandal pembobolan dana pendidikan kembali membuat geger dunia pendidikan.

Subdit Siber Polda Sumatera Selatan sukses membongkar sindikat illegal access yang nekat menggasak dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) milik SMA Negeri 2 Prabumulih, Sumatera Selatan. Nilainya fantastis—nyaris tembus Rp1 miliar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, mengungkap total kerugian negara mencapai Rp942.802.770. “Dana pendidikan yang digelapkan hampir Rp1 miliar,” tegasnya, Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi Dua Tahap, Sistem Dijebol Brutal

Berdasarkan hasil penyidikan, sindikat ini menjalankan aksinya dalam dua gelombang. Pertama, pada 17 Desember 2025, pelaku meretas sistem Si-BOS dan mencuri Rp344,8 juta.

Selanjutnya, pada 20 Januari 2026, mereka kembali beraksi dan menguras Rp598 juta dari dana yang masuk.

Baca Juga :  Diskriminasi Terhadap Umat Muslim di Jepang Kian Meluas

Modusnya terbilang canggih sekaligus brutal. Pelaku menggunakan metode brute force, yakni menebak username dan password secara berulang hingga berhasil membobol sistem.

Begitu akses terbuka, uang langsung dipindahkan ke sejumlah rekening penampung yang sudah disiapkan.

Empat Pelaku Dibekuk, Dua DPO Diburu

Polisi langsung bergerak cepat dan menangkap empat pelaku, yakni AT (27) sebagai eksekutor utama, DN (26) koordinator rekening, serta MS (37) dan AA (44) sebagai penyedia rekening penampung.

Namun, perburuan belum selesai. Dua pelaku lain masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO). Polisi menegaskan akan terus memburu jaringan ini hingga tuntas.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, mulai dari mobil Toyota Innova, ponsel iPhone 17 Pro Max, buku tabungan, hingga narkotika jenis sabu lengkap dengan alat hisap (bong).

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Langit Berawan, Hujan Ringan Potensi di Sejumlah Wilayah

Ancaman Hukuman Berat

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang ITE serta pasal pidana lainnya dengan ancaman hukuman berat.

Polisi memastikan kasus ini menjadi prioritas karena menyasar dana pendidikan yang seharusnya digunakan untuk masa depan siswa.

Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan pengungkapan ini menjadi peringatan keras bagi pelaku kejahatan siber.

Ia juga mengimbau seluruh instansi pendidikan untuk memperkuat sistem keamanan digital.

Kasus ini membuka mata publik bahwa sistem dana pendidikan masih rentan disusupi.

Oleh karena itu, peningkatan keamanan siber, penggunaan autentikasi berlapis, serta pengawasan ketat menjadi langkah wajib agar dana pendidikan tidak kembali jadi sasaran empuk kejahatan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datang Membawa Bantuan, Ahmad Zaki Pergi untuk Selamanya di Tanah Flores
Karhutla Menggila, ISPA Melonjak 78 Persen, 314 Nakes Diterjunkan
Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman
Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Senggolan Motor Bikin Emosi! Anggota TNI AL Dikeroyok, 1 Pelaku Diciduk Polisi
2,6 Ton Sabu Cair Nyaris Jadi 2,8 Juta Vape! Sindikat Narkoba Dibungkam di Kepri
Lima Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes, 2 Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Datang Membawa Bantuan, Ahmad Zaki Pergi untuk Selamanya di Tanah Flores

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Karhutla Menggila, ISPA Melonjak 78 Persen, 314 Nakes Diterjunkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:23 WIB

CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri

Berita Terbaru

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi, panas terik. (Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:12 WIB