Petani di Bone Tewas Ditikam, Pelaku Ngaku Sakit Hati soal Perselingkuhan

Minggu, 5 April 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

BONE, POSNEWS.CO.ID – Tragedi berdarah mengguncang Kabupaten Bone. Seorang petani berinisial S (38) tewas mengenaskan setelah ditikam pria berinisial MT (26) yang menyimpan dendam lama.

Motifnya mengejutkan, pelaku mengaku sakit hati karena istrinya diduga pernah menjalin hubungan terlarang dengan korban.

Berawal dari Acara Akikah, Berujung Maut di Tengah Malam

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa mengerikan ini terjadi di Dusun Kading, Desa Gona, Kecamatan Kajuara pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 01.30 WITA.

Awalnya, korban menghadiri acara akikah di dekat rumahnya. Namun saat hendak buang air kecil di area semak-semak, ia justru berpapasan dengan pelaku.

Baca Juga :  Fakta Baru Bentrok TNI-Polisi di Toraja Utara, Pengunjung Jadi Korban - Dipicu Musik DJ

Tanpa banyak kata, pelaku langsung meluapkan amarah yang telah lama dipendam.

Dihajar dan Ditikam Badik, Korban Tewas Seketika

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, mengungkap kronologi kejadian.

Pertama, pelaku memukul korban dengan tangan kosong. Selanjutnya, ia menghunus badik dan menikam dada kiri korban satu kali.

β€œPelaku menyimpan dendam lama, kemudian melakukan penikaman yang menyebabkan korban meninggal di tempat,” tegas Alvin.

Korban langsung tersungkur dan tewas di lokasi akibat luka tusukan di bagian vital.

Baca Juga :  Pegawai Bank Ditembak Saat Tidur di Tulang Bawang, Peluru Kaliber 22 Bersarang di Kaki

Pelaku Ditangkap, Polisi Dalami Motif Lengkap

Tak butuh waktu lama, polisi bergerak cepat. Tim gabungan Resmob Satreskrim Polres Bone langsung memburu dan mengamankan pelaku.

Saat ini, pelaku sudah ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif serta kemungkinan adanya faktor lain.

Polisi memastikan kasus ini berkaitan dengan dugaan perselingkuhan di masa lalu yang memicu dendam berkepanjangan.

Namun demikian, aparat masih mendalami kebenaran hubungan tersebut melalui pemeriksaan saksi dan bukti tambahan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Bocah di Dairi Diduga Disiksa Pengasuh, Kepala Luka Parah, Pelaku Diciduk
Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka
Datang Membawa Bantuan, Ahmad Zaki Pergi untuk Selamanya di Tanah Flores
Karhutla Menggila, ISPA Melonjak 78 Persen, 314 Nakes Diterjunkan
Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman
Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Senggolan Motor Bikin Emosi! Anggota TNI AL Dikeroyok, 1 Pelaku Diciduk Polisi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Dua Bocah di Dairi Diduga Disiksa Pengasuh, Kepala Luka Parah, Pelaku Diciduk

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Karhutla Menggila, ISPA Melonjak 78 Persen, 314 Nakes Diterjunkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Berita Terbaru

 Korea Utara mengecam keras rencana kenaikan anggaran pertahanan Jepang sebesar 8,9 triliun yen dan menganggapnya sebagai bentuk persiapan perang agresi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Kecam Rencana Peningkatan Anggaran Pertahanan

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:25 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB