JK Desak Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli, Polemik 3 Tahun Bisa Langsung Tuntas

Rabu, 8 April 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jusuf Kalla memberikan pernyataan di Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

Jusuf Kalla memberikan pernyataan di Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla akhirnya buka suara terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang tak kunjung reda.

Ia menegaskan solusi paling cepat dan sederhana: tunjukkan ijazah asli ke publik, maka polemik langsung selesai.

Pernyataan itu disampaikan JK usai melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026).

Laporan tersebut berkaitan dengan tudingan yang menyeret namanya dalam isu pendanaan terhadap Roy Suryo dan pihak lain di kasus ijazah Jokowi.

“Persoalan ini sebenarnya simpel. Saya yakin Pak Jokowi punya ijazah asli. Jadi, cukup ditunjukkan saja ke publik, selesai,” tegas JK.

Baca Juga :  Indonesia Menang Sengketa Biodiesel di WTO, UE Diminta Cabut Bea Imbalan

Namun demikian, ia menilai polemik ini sudah terlalu lama bergulir—bahkan mencapai dua hingga tiga tahun—dan mulai menimbulkan dampak serius.

Selain menyita waktu, isu tersebut juga memicu perpecahan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus ini sudah berlarut-larut. Dampaknya bukan cuma ke Pak Jokowi, tapi juga ke masyarakat luas. Waktu terbuang, biaya membengkak, bahkan memicu pro dan kontra yang merusak persatuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, JK menekankan bahwa konflik berkepanjangan ini berpotensi mengganggu stabilitas sosial.

Ia menilai perdebatan yang terus dipelihara di ruang publik justru memperkeruh suasana nasional.

Baca Juga :  Indonesia Kini Mandiri Atasi Bencana Sumatera, Menhan Sjafrie: Tak Perlu Bantuan Asing

Di sisi lain, JK mengaku yakin Jokowi memahami dampak sosial dari polemik tersebut. Oleh karena itu, ia berharap langkah tegas segera diambil untuk mengakhiri kegaduhan.

“Saya yakin Pak Jokowi tidak ingin masyarakat terus terpecah hanya karena persoalan ini. Kalau ijazah ditunjukkan, semuanya selesai tanpa perlu konflik panjang,” katanya.

Sebagai penutup, JK mendorong agar polemik ini bisa diakhiri secepatnya, bahkan dalam waktu dekat.

Ia menilai langkah transparansi jauh lebih efektif dibandingkan membiarkan konflik berlarut-larut.

“Daripada terus berseteru bertahun-tahun, lebih baik diselesaikan sekarang. Tunjukkan saja, selesai. Kita butuh ketenangan, bukan perpecahan,” pungkasnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

James Comer Pastikan Sidang Kongres Jeffrey Epstein Segera Digelar
JD Vance Pimpin Perundingan Hidup-Mati dengan Iran di Pakistan
Kapsul Artemis II Mendarat Sempurna Setelah Jelajahi Sisi Jauh Bulan
PBB Ungkap Kegagalan Komitmen Negara Kaya dalam Menutup Kesenjangan Global
Gempur Narkoba Tanpa Henti, Polri Jaga Masa Depan Bangsa dari Ancaman Mematikan
Viral, Dua Wanita di Lebak Jadi Tersangka Usai Injak Al-Qur’an, DPR Desak Tindakan Tegas
Mengapa Energi Terbarukan Menjadi Primadona Pasar Saham 2026?
Ibu dan Anak Tewas Ditikam Puluhan Kali di Dalam Apartemen

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 15:34 WIB

James Comer Pastikan Sidang Kongres Jeffrey Epstein Segera Digelar

Minggu, 12 April 2026 - 14:29 WIB

JD Vance Pimpin Perundingan Hidup-Mati dengan Iran di Pakistan

Minggu, 12 April 2026 - 13:24 WIB

Kapsul Artemis II Mendarat Sempurna Setelah Jelajahi Sisi Jauh Bulan

Minggu, 12 April 2026 - 12:15 WIB

PBB Ungkap Kegagalan Komitmen Negara Kaya dalam Menutup Kesenjangan Global

Minggu, 12 April 2026 - 10:56 WIB

Gempur Narkoba Tanpa Henti, Polri Jaga Masa Depan Bangsa dari Ancaman Mematikan

Berita Terbaru

Mengejar keadilan bagi penyintas. Ketua Komite Oversight DPR AS James Comer secara resmi menyetujui desakan Ibu Negara Melania Trump untuk mengadakan sidang terbuka bagi korban Jeffrey Epstein guna memberikan kesaksian di bawah sumpah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

James Comer Pastikan Sidang Kongres Jeffrey Epstein Segera Digelar

Minggu, 12 Apr 2026 - 15:34 WIB

Taruhan kedaulatan di Islamabad. Wakil Presiden AS JD Vance memulai misi diplomatik kritis guna mengakhiri perang enam pekan, di tengah tuntutan keras Teheran dan lonjakan inflasi Amerika Serikat di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

JD Vance Pimpin Perundingan Hidup-Mati dengan Iran di Pakistan

Minggu, 12 Apr 2026 - 14:29 WIB