Bareskrim Bongkar Sindikat Pencuri Modul BTS 5G, Kerugian Capai Rp60 Miliar

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, tersangka di borgol polisi. (Posnews/Net)

Ilustrasi, tersangka di borgol polisi. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bareskrim Polri membongkar sindikat pencurian modul Base Transceiver Station (BTS) yang diduga merusak jaringan telekomunikasi di berbagai daerah.

Polisi menangkap 12 pelaku, memburu tiga buronan, dan mengungkap kerugian operator telekomunikasi yang ditaksir mencapai Rp60 miliar.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi mengatakan, para pelaku mencuri sedikitnya lebih dari 600 modul BTS dengan nilai sekitar Rp120 juta per unit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerugian materiil akibat pencurian sekitar 600 modul BTS diperkirakan mencapai Rp60 miliar,” kata Arsya, Senin (13/7/2026).

Polisi menetapkan 12 tersangka, yakni AN, AS, GAP, ADH, DT, AS, GR, DB, RRR, MM, IG, dan L. Sementara FH, AM, dan ID masuk daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga :  Front Baru Perang Iran: AS dan Israel Galang Kekuatan Separatis Kurdi dan Baloch

Kirim Ratusan Modul ke China

Arsya menjelaskan, penyidikan bermula dari laporan operator telekomunikasi yang mengalami gangguan layanan akibat hilangnya modul BTS di sejumlah lokasi.

Penyidik kemudian membongkar dua jaringan pencurian. Jaringan pertama beraksi di Jakarta Timur, Bandung, hingga Sumatera.

Kelompok ini diduga telah mengirim 193 modul ke China, sedangkan 31 modul lainnya belum sempat dikirim.

Sementara itu, jaringan kedua beroperasi di Serang, Kalimantan, dan Sumatera. Kelompok ini juga menjual modul hasil curian ke pasar luar negeri.

Rekrut Eks Teknisi BTS

Penyidik mengungkap para penadah diduga melibatkan warga negara asing asal China yang mencari modul BTS terbaru, terutama perangkat jaringan 5G.

Baca Juga :  Ayah Kandung Cabuli Anak hingga Hamil, Polisi Buru Pelaku yang Menghilang di Jakarta Utara

Untuk melancarkan aksinya, jaringan tersebut merekrut mantan teknisi BTS yang memahami cara melepas dan memasang modul sesuai pesanan.

Pelaku menjual modul curian kepada penadah di Indonesia seharga Rp2,6 juta per unit. Selanjutnya, penadah mengekspor modul itu ke luar negeri dengan harga sekitar Rp3,8 juta per unit.

Polisi juga menemukan para pelaku kerap menyamar menggunakan kartu identitas teknisi agar tidak dicurigai warga. Sebagian aksi lainnya dilakukan pada malam hingga dini hari.

Bareskrim masih memburu tiga buronan dan mengembangkan kasus ini untuk mengungkap seluruh jaringan, termasuk dugaan keterlibatan penadah serta jalur distribusi internasional.

Selanjutnya, penyidikan akan dilanjutkan oleh Dittipidum Bareskrim Polri. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cetak Uang Palsu di Kontrakan, Pria di Tangerang Dicokok Saat Hendak Bertransaksi
Iseng Kirim Teror Bom ke SDN Srengseng, Pria di Jagakarsa Diciduk, Ini Kronologinya
FBI dan PT Pegadaian Bantu Polri Periksa Barang Bukti Kasus Febrie
Polisi Bongkar Pabrik Pil Zenith di Semarang, Produksi Tembus 1,1 Juta Butir
Polisi Amankan Airsoft Gun dan 7 Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Depok
Psikotropika Disamarkan dalam Kopi dan Susu Cokelat, 2 WN China Dibekuk di Soetta
Polda Metro Dalami Asal 74 Kg Emas dan Uang Ratusan Miliar, Tersangka Baru Segera Diumumkan?
Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Sita Sabu Siap Edar dari Kandang Burung

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:57 WIB

Bareskrim Bongkar Sindikat Pencuri Modul BTS 5G, Kerugian Capai Rp60 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 21:31 WIB

Cetak Uang Palsu di Kontrakan, Pria di Tangerang Dicokok Saat Hendak Bertransaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 21:13 WIB

Iseng Kirim Teror Bom ke SDN Srengseng, Pria di Jagakarsa Diciduk, Ini Kronologinya

Senin, 13 Juli 2026 - 17:41 WIB

FBI dan PT Pegadaian Bantu Polri Periksa Barang Bukti Kasus Febrie

Senin, 13 Juli 2026 - 10:39 WIB

Polisi Bongkar Pabrik Pil Zenith di Semarang, Produksi Tembus 1,1 Juta Butir

Berita Terbaru