Melania Trump Bersuara: Bantah Kaitan dengan Jeffrey Epstein

Sabtu, 11 April 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bantahan di Sayap Barat. Ibu Negara AS Melania Trump secara mendadak memberikan pernyataan publik guna menyangkal segala keterlibatan dalam skandal Jeffrey Epstein, sembari mendesak kesaksian terbuka bagi para korban. Dok: Istimewa.

Bantahan di Sayap Barat. Ibu Negara AS Melania Trump secara mendadak memberikan pernyataan publik guna menyangkal segala keterlibatan dalam skandal Jeffrey Epstein, sembari mendesak kesaksian terbuka bagi para korban. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump meluncurkan pernyataan publik yang sangat langka di depan kamera. Melania secara resmi membantah segala bentuk keterkaitan dengan skandal Jeffrey Epstein pada hari Kamis sore.

Dalam konteks ini, pernyataan Melania muncul secara tiba-tiba di Sayap Barat Gedung Putih. Langkah luar biasa ini bertujuan untuk mengakhiri spekulasi yang telah lama menghantui citra politik Presiden Donald Trump.

Bantahan Keras: Bukan Korban dan Bukan Perantara

Melania Trump (55) menegaskan bahwa identitasnya tidak memiliki kaitan dengan jaringan kejahatan Epstein. Secara khusus, ia membantah klaim bahwa Epstein merupakan sosok yang memperkenalkannya kepada Donald Trump.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebohongan yang menghubungkan saya dengan Jeffrey Epstein yang memalukan harus berakhir hari ini,” tegas Melania. Ia menjelaskan bahwa ia bertemu dengan suaminya secara mandiri dua tahun sebelum mengenal Epstein. Oleh karena itu, ia melabeli setiap narasi sebaliknya sebagai serangan terhadap standar etika dan rasa hormat pribadinya.

Baca Juga :  Spanyol Tekuk Argentina 1-0, La Roja Juara Dunia 2026

Klarifikasi Foto dan Korespondensi Email

Terkait keberadaan foto masa lalu di Mar-a-Lago, Melania mengakui adanya irisan lingkaran sosial di New York dan Florida. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya bukan merupakan teman dekat dari Epstein maupun Ghislaine Maxwell.

Lebih lanjut, Departemen Kehakiman baru-baru ini merilis dokumen email dari tahun 2002 yang mencantumkan nama Melania. Ia mendeskripsikan balasan email tersebut hanya sebagai “korespondensi santai” yang bersifat sepele. Bahkan, ia memperingatkan publik untuk berhati-hati terhadap gambar dan cerita palsu yang beredar di media sosial selama bertahun-tahun.

Desakan bagi Kongres dan Hak Penyintas

Melania juga mengambil langkah proaktif dengan memberikan tekanan politik kepada para anggota parlemen. Dalam hal ini, ia mendesak Kongres Amerika Serikat untuk segera mengadakan dengar pendapat publik bagi para korban.

Baca Juga :  Ledakan SPBE Cimuning Bekasi, 12 Korban Luka Bakar, Polisi Libatkan Labfor Selidiki Penyebab

Tujuannya adalah memberikan kesempatan bagi para penyintas pelecehan Epstein untuk memberikan kesaksian di bawah sumpah. Publik memandang langkah ini sebagai upaya strategis Melania untuk memposisikan diri di sisi kemanusiaan. Sebagai hasilnya, Ibu Negara berupaya membersihkan namanya dari bayang-bayang skandal pengusaha yang tewas di tahanan federal pada 2019 tersebut.

Menghapus Bayangan Skandal 2026

Kehadiran Melania di depan publik ini menandai momen diplomatik yang sangat tidak terduga. Sebab, mantan model asal Slovenia ini biasanya memilih untuk tetap tertutup dari sorotan media terkait isu-isu hukum yang sensitif.

Pada akhirnya, pernyataan hari Kamis ini merupakan upaya sistemik keluarga Trump untuk meredam polemik berkas Epstein di tahun 2026. Dengan demikian, masyarakat kini memantau apakah ketegasan Melania mampu memulihkan tingkat kepercayaan publik menjelang pemilihan sela bulan November mendatang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali
Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan
Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan
Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global
Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran
Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Berita Terbaru