Mulai 15 April 2026, Jalur 6-8 Stasiun Bogor Ditutup – Ini Dampaknya ke Jadwal KRL

Rabu, 15 April 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Jalur 6-8 Stasiun Bogor ditutup mulai 15 April 2026. Sebanyak 31 jadwal KRL berubah, penumpang dialihkan ke peron lain selama proyek. (Posnews/KAI)

Ilustrasi, Jalur 6-8 Stasiun Bogor ditutup mulai 15 April 2026. Sebanyak 31 jadwal KRL berubah, penumpang dialihkan ke peron lain selama proyek. (Posnews/KAI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pengembangan besar terjadi di Stasiun Bogor. Proyek perpanjangan jalur 6, 7, dan 8 resmi dimulai Rabu, 15 April 2026.

Pengerjaan ini ditargetkan rampung dalam 90 hari dan akan mendukung operasional KRL dengan rangkaian lebih panjang.

Langkah ini penting. Setelah proyek selesai, jalur tersebut akan mampu melayani kereta Stamformasi 12 (SF12). Sebelumnya, jalur itu hanya bisa melayani KRL dengan kapasitas maksimal SF10.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, selama proses pembangunan berlangsung, KAI Commuter menutup sementara jalur 6, 7, dan 8 untuk layanan naik-turun penumpang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menegaskan perubahan ini berlaku mulai hari pertama pekerjaan.

Baca Juga :  Pembunuh Anak Politikus PKS Cilegon Ajukan Praperadilan, Uji Penetapan Tersangka

“Mulai 15 April 2026, pengguna Commuter Line Bogor hanya dilayani di peron jalur 2-3 dan 4-5,” ujarnya.

Selanjutnya, KAI Commuter menyiapkan langkah antisipasi. Perusahaan membangun selasar dan jalur penyeberangan sementara untuk memudahkan mobilitas penumpang dari sisi barat, tepatnya dari arah Jalan Kapten Muslihat menuju peron.

Tak hanya itu, akses keluar-masuk di hall barat juga akan diatur secara situasional, terutama saat jam sibuk.

Sementara itu, pengguna dari sisi selatan bisa memanfaatkan JPO Bogor Paledang untuk menuju area peron.

Di sisi lain, KAI Commuter juga menyesuaikan jadwal perjalanan. Tercatat, sebanyak 31 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami perubahan waktu.

“Penyesuaian berkisar 2 hingga 3 menit dari jadwal sebelumnya. Selebihnya tetap normal,” jelas Karina.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Kecam Penyerangan Lurah Manggarai Selatan dan Perusakan Mobil Dinas

Proyek ini menjadi respons atas lonjakan jumlah penumpang. Saat ini, Stasiun Bogor menjadi salah satu stasiun tersibuk di Jabodetabek, dengan rata-rata 98 ribu hingga 100 ribu pengguna setiap hari, baik untuk layanan Commuter Line maupun KA Pangrango.

Dengan peningkatan kapasitas melalui SF12, diharapkan kepadatan penumpang dapat terurai dan pelayanan menjadi lebih optimal.

Meski begitu, KAI Commuter meminta maaf atas ketidaknyamanan selama proyek berlangsung.

Perusahaan memastikan seluruh pekerjaan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan pengguna.

KAI Commuter mengimbau penumpang untuk menyesuaikan perjalanan, mengikuti arahan petugas, serta memperhatikan informasi dan rambu yang tersedia di stasiun. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Pabrik Whip Pink, Dua Bos Ayah-Anak Jadi Tersangka
Prabowo Teken Keppres Baru, Kuntadi Isi Kursi Jampidsus Kejagung
Prabowo Lantik Perwira TNI-Polri 2026, 4 Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa
Kepala BGN Nanik Deyang Mundur, Prabowo Minta Tetap Awasi BGN
Bupati Lombok Barat Diduga Terima Rp10,8 Miliar dari 32 Proyek
Imigrasi Bongkar Modus 10 WNA, Perusahaan Fiktif Dipakai untuk Kejar Visa Eropa
Giuseppe Garibaldi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba September 2026
Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak, Hakim Sebut Ada Penyalahgunaan Prosedur

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:42 WIB

Bareskrim Bongkar Pabrik Whip Pink, Dua Bos Ayah-Anak Jadi Tersangka

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:14 WIB

Prabowo Lantik Perwira TNI-Polri 2026, 4 Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang Mundur, Prabowo Minta Tetap Awasi BGN

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:18 WIB

Bupati Lombok Barat Diduga Terima Rp10,8 Miliar dari 32 Proyek

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:23 WIB

Imigrasi Bongkar Modus 10 WNA, Perusahaan Fiktif Dipakai untuk Kejar Visa Eropa

Berita Terbaru