JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Upaya menjaga keamanan terus digencarkan jajaran Polsek Metro Tamansari demi mewujudkan lingkungan aman dan kondusif melalui semangat “Jaga Jakarta”.
Terbaru, polisi berhasil mengamankan tiga remaja berinisial ZA (18), MFEA (19), dan RS (18) yang terlibat aksi tawuran di Krukut.
Aksi brutal tersebut sempat viral di media sosial dan meresahkan warga.
Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby Mochammad Zulfikar, mengungkapkan bahwa tawuran bermula dari ajakan di media sosial.
Para pelaku sengaja mencari pengakuan diri dengan menantang kelompok lain.
“Awalnya mereka janjian tawuran melalui media sosial. Kemudian konvoi sambil membawa senjata tajam sebelum akhirnya bentrok,” tegasnya.
Konvoi Bersenjata Tajam, Aksi Nyaris Memakan Korban
Peristiwa terjadi di Jalan Keutamaan Dalam pada dini hari. Dua kelompok remaja saling serang setelah sebelumnya melakukan konvoi menggunakan sepeda motor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Namun demikian, aksi ini tetap dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban serius.
Fakta Mencengangkan: Pelaku Konsumsi Sabu dan Miras
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan fakta yang lebih mengkhawatirkan. Salah satu pelaku diketahui positif menggunakan narkotika jenis sabu.
Selain itu, para remaja tersebut juga mengonsumsi minuman keras sebelum melakukan tawuran. Tujuannya, untuk meningkatkan keberanian saat bentrok di jalanan.
Kanit Reskrim, AKP Egy Irwansyah, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pendalaman kasus.
“Kami dalami keterlibatan narkoba dan jaringan peredarannya. Ini tidak bisa dianggap sepele,” ujarnya.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, minuman keras, serta narkotika jenis sabu.
Alarm Keras untuk Orang Tua dan Generasi Muda
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat, khususnya orang tua. Tawuran bukanlah jalan untuk mencari jati diri, melainkan pintu menuju kehancuran masa depan.
Polsek Metro Tamansari menegaskan komitmennya memberantas segala bentuk gangguan kamtibmas, termasuk tawuran remaja yang kian marak.
Melalui program Jaga Jakarta, kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan, menjauhkan generasi muda dari kekerasan, narkoba, dan minuman keras.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga Jakarta agar tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolsek.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan tindak kriminal melalui kantor polisi terdekat atau layanan darurat 110.
Aparat bersama masyarakat berkolaborasi secara aktif dan mengambil langkah tegas untuk menekan aksi tawuran remaja agar tidak lagi meresahkan warga. (red)
Editor : Hadwan



















