49 Siswa MTs di Cilegon Keracunan Usai Menyantap MBG, Polisi Selidiki Dapur SPPG

Jumat, 17 April 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan siswa MTs Al Inayah Cilegon mendapat perawatan di puskesmas akibat dugaan keracunan makanan MBG. (Posnews/Ist)

Puluhan siswa MTs Al Inayah Cilegon mendapat perawatan di puskesmas akibat dugaan keracunan makanan MBG. (Posnews/Ist)

CILEGON, POSNEWS.CO.ID – Puluhan siswa MTs Al Inayah, Cilegon, Banten, mendadak tumbang usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 49 siswa dilarikan ke sejumlah puskesmas dengan dugaan keracunan makanan.

Kasus ini langsung ditangani Polres Cilegon. Kapolres Martua AKBP Raja Silitonga memastikan pihaknya telah turun tangan menyelidiki insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa terjadi pada Kamis (16/4/2026). Polisi mencatat sekitar 49 siswa mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan dari dapur SPPG di wilayah Cibeber.

“Dari data beberapa puskesmas, jumlah korban sekitar 49 orang,” kata Martua, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga :  426 Siswa SMA 1 Jogja Keracunan Massal Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Gejala yang dialami siswa bervariasi. Sebagian mengalami mual hebat, muntah berulang, hingga pusing. Seluruh korban kini masih menjalani perawatan medis.

Dapur MBG Disorot, Sampel Makanan Diuji

Polisi langsung bergerak cepat. Sumber makanan yang dikonsumsi siswa ditelusuri berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

Tim penyidik kini mengumpulkan berbagai alat bukti, mulai dari sampel makanan hingga keterangan saksi.

“Kami akan periksa semuanya, termasuk hasil laboratorium, keterangan ahli, dan rekaman CCTV,” tegas Martua.

Baca Juga :  Polisi Buru Penjual Senpi Ilegal Penembak Pengacara di Tanah Abang

Penyelidikan Diperluas, Libatkan Tim Medis

Tak hanya itu, polisi juga akan memeriksa pihak medis yang menangani korban untuk memastikan penyebab pasti kejadian.

Langkah ini dilakukan guna mengungkap apakah insiden tersebut murni keracunan makanan atau ada faktor lain yang memicu kondisi para siswa.

Kasus ini menjadi sorotan serius terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah dan pihak terkait didesak memperketat pengawasan kualitas makanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, kondisi para siswa dilaporkan berangsur membaik, meski masih dalam pengawasan tenaga kesehatan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok
Bromo Kembali Membara, Api Meluas hingga Jemplang dan Wisata Ditutup Total
Pesta Ultah Berubah Jadi Penangkapan, Wanita di Gowa Diduga Gelapkan 21 Mobil

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:59 WIB

Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari

Minggu, 13 September 2026 - 15:40 WIB

Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 September 2026 - 12:59 WIB

Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 08:32 WIB

Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB