Pragmata: Revolusi Sad Dad Capcom di Bulan dan Keajaiban Teknologi 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih dari sekadar aksi fiksi ilmiah. Pragmata berhasil memadukan ketegangan pertempuran robotik dengan kisah emosional hubungan ayah-anak, menjadikannya standar baru gim naratif di tahun 2026. Dok: Istimewa.

Lebih dari sekadar aksi fiksi ilmiah. Pragmata berhasil memadukan ketegangan pertempuran robotik dengan kisah emosional hubungan ayah-anak, menjadikannya standar baru gim naratif di tahun 2026. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Setelah penantian panjang selama enam tahun sejak pengumuman perdananya, Pragmata akhirnya mendarat di pasar global. Capcom berhasil menjawab ekspektasi tinggi para pemain melalui gim yang tidak hanya menawarkan aksi futuristik, tetapi juga kedalaman emosional yang tak terduga.

Dalam konteks ini, Pragmata membawa kita ke masa depan di mana bulan menjadi pusat penelitian teknologi cetak 3D tingkat lanjut. Oleh karena itu, gim ini menjadi salah satu rilisan paling signifikan yang menguji kapabilitas perangkat keras generasi terbaru di tahun 2026.

Dunia “Lunafilament” dan Misteri Korporasi Delphi

Latar belakang cerita berpusat pada perusahaan bernama Delphi yang membangun pangkalan penelitian di permukaan bulan. Mereka bereksperimen dengan “Lunafilament”, sebuah material ajaib yang memungkinkan pencetakan 3D untuk segala hal, mulai dari peralatan kecil hingga gedung pencakar langit.

Pemain mengendalikan Hugh Williams, seorang insinyur yang dikirim dari Bumi guna menyelidiki hilangnya komunikasi dengan pangkalan tersebut. Namun, Hugh segera menemukan bahwa koloni tersebut telah menjadi kota hantu yang dihuni oleh droid keamanan yang malfungsi. Keberhasilan pembangunan dunia (worldbuilding) ini terlihat dari detail reruntuhan New York yang dicetak secara parsial di permukaan bulan, menciptakan atmosfer melankolis yang sangat kuat.

Dinamika Hugh dan Diana: Mekanisme Tempur yang Inovatif

Inti dari keunikan Pragmata terletak pada hubungan antara Hugh dan Diana—seorang android yang didesain menyerupai anak perempuan berusia enam tahun. Secara khusus, Diana bukan sekadar objek yang harus dilindungi, melainkan kunci kemenangan dalam setiap pertempuran.

Baca Juga :  Drone Warfare: Efisiensi Militer di Persimpangan Dilema Etis

Mekanisme tempur meliputi:

  1. Hacking Matrix: Saat Hugh membidik musuh, pemain akan melihat “hacking matrix” melalui mata Diana. Pemain harus menyelesaikan mini-game peretasan menggunakan tombol aksi sambil tetap bergerak dan menembak.
  2. Strategic Scarcity: Hanya senjata dasar yang memiliki amunisi regeneratif, sementara senjata berat seperti Riot Blaster atau Sticky Bomb bersifat terbatas. Akibatnya, pemain dipaksa untuk terus mengganti taktik di tengah pertempuran yang intens.
  3. Emergent Gameplay: Gim ini menghargai kreativitas, seperti menggunakan ledakan taktis guna mengungkap posisi musuh yang sedang berkamuflase.

Shelter: Ruang Kedekatan dan Peningkatan Kapasitas

Di sela-sela misi, pemain dapat beristirahat di “Shelter”, sebuah tempat aman yang berfungsi sebagai pusat peningkatan statistik. Di sini, Hugh dapat memberikan “kenang-kenangan dari Bumi” kepada Diana guna mempererat hubungan mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlebih lagi, Shelter menawarkan berbagai aktivitas sampingan seperti latihan simulasi dan pembangunan taman bermain hasil cetakan 3D. Diana akan merespons cerita-cerita Hugh tentang kehidupan di Bumi melalui gambar krayon yang mengharukan. Sebagai hasilnya, narasi “sad dad” (ayah yang berduka/protektif) ini tumbuh secara organik, membuat pemain benar-benar peduli terhadap nasib kedua karakter ini di tengah anarki lunar.

Baca Juga :  Sutra Laba-laba Sintetis Siap Revolusi Industri

Visual Memukau dan Performa Lintas Platform

Dari sisi teknis, Pragmata merupakan pencapaian estetika yang luar biasa. Dibawah arahan seni Cho Yonghee, gim ini menampilkan kontras yang indah antara koridor logam yang dingin dengan hutan tropis buatan di dalam pangkalan bulan.

Dalam hal ini, gim ini menunjukkan performa yang sangat impresif:

  • PS5 Pro: Berjalan pada resolusi tinggi dengan efek ray-tracing yang sangat halus.
  • Nintendo Switch 2: Meskipun berukuran tablet, gim ini berjalan secara mengejutkan lancar, membuktikan optimalisasi mesin gim Capcom yang mutakhir.

Salah Satu Gim Terbaik 2026

Pragmata berhasil karena ia tidak hanya mengandalkan grafis yang berkilau. Pada akhirnya, gim ini adalah sebuah petualangan pemain tunggal yang jujur, mengutamakan penceritaan, dan memiliki atmosfer yang kental.

Dengan demikian, gim ini sangat direkomendasikan bagi para penggemar fiksi ilmiah yang mencari pengalaman lebih dari sekadar tembak-menembak. Capcom telah membuktikan bahwa di balik baja dan baris kode, terdapat kisah kemanusiaan yang universal. Di tahun 2026 ini, Pragmata berdiri sebagai bukti bahwa inovasi dan emosi dapat menyatu dalam satu paket hiburan yang tak terlupakan.

Gim ini dapat dibanderol dengan harga Rp779.000

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangunan Ambruk di Tugu Selatan Koja, Wanita 50 Tahun Tewas Tertimbun Reruntuhan
Pelaku Copet iPhone Dikalungi Tulisan “Saya Copet” di Arak Keliling Tanah Abang
Kontak Tembak di Papua! Buronan KKB Dilumpuhkan Saat Melawan Aparat
Pabrik Vape Narkoba di Apartemen Tangerang Digerebek, Ribuan Cartridge Disita
iPhone 17e, Standar Baru Ponsel Entry-Level Apple di Tahun 2026
Xi Jinping dan MBS Desak Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz
Mafia Energi Digulung, Ribuan Tabung LPG dan Ratusan Ribu Liter BBM Subsidi Disita
Korut Luncurkan Rudal Balistik Saat IAEA Konfirmasi Lonjakan Produksi Senjata

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:29 WIB

Bangunan Ambruk di Tugu Selatan Koja, Wanita 50 Tahun Tewas Tertimbun Reruntuhan

Selasa, 21 April 2026 - 20:15 WIB

Pelaku Copet iPhone Dikalungi Tulisan “Saya Copet” di Arak Keliling Tanah Abang

Selasa, 21 April 2026 - 19:51 WIB

Kontak Tembak di Papua! Buronan KKB Dilumpuhkan Saat Melawan Aparat

Selasa, 21 April 2026 - 17:54 WIB

Pabrik Vape Narkoba di Apartemen Tangerang Digerebek, Ribuan Cartridge Disita

Selasa, 21 April 2026 - 16:57 WIB

Pragmata: Revolusi Sad Dad Capcom di Bulan dan Keajaiban Teknologi 2026

Berita Terbaru