Kontak Tembak di Papua! Buronan KKB Dilumpuhkan Saat Melawan Aparat

Selasa, 21 April 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat Satgas Ops Damai Cartenz berjaga di lokasi operasi di Puncak Jaya setelah menembak anggota KKB yang terlibat aksi kekerasan bersenjata. (Posnews/Ist)

Aparat Satgas Ops Damai Cartenz berjaga di lokasi operasi di Puncak Jaya setelah menembak anggota KKB yang terlibat aksi kekerasan bersenjata. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Aparat menindak tegas satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam operasi di wilayah Wuyuki, Papua Tengah.

Satgas Ops Damai Cartenz melumpuhkan OE alias ME, buronan kasus penembakan yang menewaskan prajurit TNI pada 2024.

Operasi berlangsung Senin (20/4/2026). Saat hendak ditangkap, pelaku melawan dan mencoba kabur, sehingga petugas langsung mengambil tindakan tegas sesuai prosedur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan pelaku merupakan target lama yang terlibat dalam serangkaian aksi kekerasan bersenjata di Puncak Jaya.

Buronan Lama, Terlibat Penembakan Prajurit TNI

Polisi menyebut OE sebagai pelaku yang pernah terlibat dalam penembakan yang menewaskan Sertu Anumerta Ismunandar pada 17 Maret 2024 di Kampung Kulirik.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sore Hari di Jabodetabek pada Minggu 31 Mei 2026

Selama pelarian, pelaku diduga terus aktif dalam aksi bersenjata yang mengganggu keamanan warga.

Dalam penindakan, petugas menembak pelaku di bagian ketiak kanan hingga tembus ke belakang tubuh. Tim kemudian mengevakuasi OE ke RSUD Mulia untuk penanganan medis.

Namun, nyawa pelaku tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.30 WIT.

Pernah Ditangkap, Sempat Kabur

Yusuf mengungkapkan, aparat sebenarnya pernah menangkap OE pada 27 November 2024. Namun, pelaku berhasil melarikan diri saat situasi di lapangan fokus menangani konflik perang suku.

Baca Juga :  Rashdul Kiblat 2026 Terjadi 27–28 Mei, Ini Cara Cek Arah Kiblat Akurat

β€œKe depan kami perketat pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Faizal Ramadhani, menegaskan aparat tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan bersenjata.

β€œSetiap pelaku akan kami tindak tegas dan profesional sesuai hukum,” ujarnya.

Saat ini, aparat terus memburu jaringan lain yang diduga terlibat, sekaligus menjaga situasi keamanan di Puncak Jaya tetap kondusif.

Polisi mengimbau masyarakat tidak terprovokasi informasi liar dan segera melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Satpam Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Beli Sabu
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:38 WIB

Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB