Transformasi Lapas, Warga Binaan Disiapkan Jadi Motor Ketahanan Pangan

Senin, 27 April 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Jadi Sentra Pangan Nasional. (Posnews/Ist)

Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Jadi Sentra Pangan Nasional. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan arah baru pemasyarakatan saat memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62.

Ia menargetkan lembaga pemasyarakatan (lapas) menjadi pusat keunggulan atau center of excellence produk pangan nasional.

Pernyataan itu disampaikan dalam acara resmi di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Senin (27/4/2026).

Dalam sambutannya, Agus mengajak seluruh jajaran melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menekankan pentingnya refleksi capaian sekaligus merancang langkah konkret ke depan.

Menurutnya, pemasyarakatan harus menjadi bagian integral pembangunan nasional, bukan sekadar sistem pembinaan.

Selanjutnya, Agus mendorong warga binaan dilibatkan aktif dalam program ketahanan pangan. Ia menilai potensi besar tersimpan di balik tembok lapas.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat Guyur Jakarta dan Jabodetabek Hari Ini

Dengan demikian, warga binaan tidak lagi diposisikan sebagai objek, melainkan pelaku pembangunan yang produktif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ketahanan pangan akan terintegrasi langsung dengan pembinaan di lapas dan rutan,” tegasnya.

Lapas Disulap Jadi Sentra Bisnis Mandiri

Selain itu, pemerintah tengah mentransformasi lapas menjadi sentra bisnis mandiri dan berkelanjutan. Ribuan warga binaan akan dilatih keterampilan, termasuk sektor pertanian dan produksi pangan.

Agus menegaskan, lahan yang tersedia serta tenaga kerja di lapas menjadi kekuatan utama untuk mewujudkan target tersebut.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Tawuran, 7 Pemuda Bersenjata Celurit Diciduk di Cengkareng

Lebih lanjut, program ini juga bertujuan membekali warga binaan dengan keahlian nyata. Harapannya, mereka siap kembali ke masyarakat dengan kemampuan produktif.

Langkah ini sekaligus menekan angka residivisme dan meningkatkan kesejahteraan sosial.

Oleh karena itu, Agus menegaskan pemasyarakatan kini bertransformasi total. Lapas tidak lagi sekadar tempat menjalani hukuman, tetapi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial.

Transformasi ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional sekaligus masa depan warga binaan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertemuan dengan JK, Ormas Katolik Tegaskan Tak Ada Penistaan Agama
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komnas HAM Soroti Unsur Penyiksaan
Bocoran KSPSI, Outsourcing Dibatasi 5 Sektor – Satgas PHK Segera Dibentuk
Kasus PRT Tewas di Benhil Diusut, Dugaan Penyekapan dan Perdagangan Orang Mencuat
400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
Kasus Kematian WNA di Depok Diusut, Polisi Periksa Petugas Imigrasi
Remaja 17 Tahun Disekap di Ancol, Polisi Fokus Pemulihan Psikologis Korban
Narkoba Menggurita di Tanah Abang, Polisi Sikat 5 Pelaku di Jati Bunder

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 20:32 WIB

Pertemuan dengan JK, Ormas Katolik Tegaskan Tak Ada Penistaan Agama

Senin, 27 April 2026 - 20:11 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Komnas HAM Soroti Unsur Penyiksaan

Senin, 27 April 2026 - 19:51 WIB

Bocoran KSPSI, Outsourcing Dibatasi 5 Sektor – Satgas PHK Segera Dibentuk

Senin, 27 April 2026 - 19:34 WIB

Kasus PRT Tewas di Benhil Diusut, Dugaan Penyekapan dan Perdagangan Orang Mencuat

Senin, 27 April 2026 - 18:05 WIB

400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir

Berita Terbaru