15 Korban Tewas, Polisi Periksa Sopir Taksi Usai Insiden Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo Dipicu Taksi Tertemper, 15 Tewas, Sopir Diamankan Polisi.  (Posnews/Ist)

Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo Dipicu Taksi Tertemper, 15 Tewas, Sopir Diamankan Polisi. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Fakta baru terungkap di balik tragedi tabrakan maut antara kereta api jarak jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Insiden yang menewaskan 15 orang itu diduga berawal dari sebuah taksi yang tertemper di perlintasan rel.

Polisi mengungkap, kecelakaan beruntun ini dipicu saat taksi Green SM berada di jalur rel dan tertabrak KRL yang melintas. Akibatnya, rangkaian KRL terpaksa berhenti di lintasan.

Di saat bersamaan, KA jarak jauh melaju dari belakang tanpa sempat menghindar. Tabrakan keras pun tak terelakkan dan menghantam bagian belakang KRL.

“Sopir taksi selamat,” tegas Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kompol Sandhi Wiedyanoe, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga :  Cemburu Buta, Pria Kendari Aniaya Mantan Pacar hingga Pura-Pura Pingsan

Sopir Diamankan, Polisi Dalami Penyebab

Meski selamat, sopir taksi kini diamankan di Polres Metro Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi mendalami peran sopir dalam insiden yang memicu kecelakaan fatal tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benturan dahsyat membuat gerbong khusus wanita di bagian belakang KRL robek parah setelah dihantam KA Argo Bromo Anggrek. Dampaknya sangat fatal.

Data terbaru mencatat:

  • 15 orang meninggal dunia
  • Puluhan korban mengalami luka-luka

Tragedi ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Evakuasi Selesai, Fakta Mengejutkan Terungkap

Tim SAR gabungan akhirnya menyelesaikan proses evakuasi pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Seluruh korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Ngaku Bawa Bom di Pesawat Lion Air, Pria Berinisial H Diamankan Polisi Bandara Soetta!

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, M Syafii, mengungkap fakta memilukan.

“Seluruh korban yang dievakuasi berjenis kelamin perempuan,” ujarnya.

Saat ini, aparat gabungan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk aspek kelalaian di perlintasan sebidang.

Pemerintah juga mendorong evaluasi total sistem keselamatan perkeretaapian.

Di sisi lain, tragedi ini kembali menyoroti lemahnya pengamanan perlintasan rel di kawasan padat.

Oleh karena itu, percepatan pembangunan flyover dan sistem pengamanan menjadi sorotan utama pascakejadian.

Kecelakaan ini bukan sekadar insiden, melainkan alarm keras bagi keselamatan transportasi nasional. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Manchester United Dekati Zona Liga Champions: Casemiro dan Sesko Amankan Kemenangan di Old Trafford
Musk vs OpenAI: Gugatan Pengkhianatan Misi Non-Profit
Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Dikebut, 7 Keluarga Melapor – Ini Imbauan Polisi
Babak Baru Microsoft dan OpenAI: Hentikan Bagi Hasil Pendapatan demi Kemandirian dan IPO
Bareskrim Polri Bongkar 23 Kg Ganja di Riau, 2 Kurir Dibayar Rp5 Juta per Pengiriman
Kecelakaan Kereta Bekasi Picu Percepatan Flyover, Pemerintah Siapkan Rp240 Miliar
Data Terbaru: 15 Tewas dalam Tabrakan Kereta Bekasi, Identifikasi Masih Berjalan
ChatGPT Cetak Rekor: Lampaui Skor Tertinggi Manusia dalam Ujian

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:56 WIB

Manchester United Dekati Zona Liga Champions: Casemiro dan Sesko Amankan Kemenangan di Old Trafford

Selasa, 28 April 2026 - 17:49 WIB

Musk vs OpenAI: Gugatan Pengkhianatan Misi Non-Profit

Selasa, 28 April 2026 - 17:10 WIB

15 Korban Tewas, Polisi Periksa Sopir Taksi Usai Insiden Kereta di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 16:45 WIB

Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Dikebut, 7 Keluarga Melapor – Ini Imbauan Polisi

Selasa, 28 April 2026 - 16:37 WIB

Babak Baru Microsoft dan OpenAI: Hentikan Bagi Hasil Pendapatan demi Kemandirian dan IPO

Berita Terbaru

Duel raksasa teknologi di meja hijau. Elon Musk menuduh OpenAI mengkhianati janji awal mereka sebagai lab nirlaba demi keuntungan komersial dan kemitraan eksklusif dengan Microsoft. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Musk vs OpenAI: Gugatan Pengkhianatan Misi Non-Profit

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:49 WIB