JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Apple kembali mengukuhkan posisinya di puncak pasar laptop profesional. Setelah meluncurkan MacBook Neo dan MacBook Air M5, kini giliran MacBook Pro yang mendapatkan peningkatan performa melalui chip seri M5 yang sangat bertenaga.
Laptop ini tetap hadir dalam dua ukuran layar, yakni 14 inci dan 16 inci. Selain itu, Apple menyediakan berbagai konfigurasi chip yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan beban kerja profesional. M5 hadir untuk penggunaan harian tingkat lanjut, sementara M5 Pro dan M5 Max menyasar para editor video 8K serta pengembang perangkat lunak skala besar.
Desain Ikonik dengan Layar Nano-Texture
Apple tetap mempertahankan desain bodi aluminium solid yang mereka perkenalkan sejak tahun 2021. Meskipun demikian, desain ini terbukti sangat tangguh dan tetap terlihat modern di tahun 2026. Papan ketik dan trackpad-nya masih menjadi yang terbaik di kelasnya, memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna.
Inovasi yang paling menonjol pada layar adalah opsi nano-texture. Teknologi ini mampu menyebarkan silau cahaya dengan sangat efektif tanpa mengurangi ketajaman warna. Ditambah lagi, layar mini LED 120Hz ini memiliki tingkat kecerahan berkelanjutan hingga 1.000 nits. Angka tersebut dua kali lipat lebih terang dibandingkan MacBook Air, sehingga pengguna bisa bekerja dengan nyaman di bawah sinar matahari langsung.
Performa Chip: M5, M5 Pro, dan M5 Max
Apple menciptakan tiga tingkatan mesin melalui seri chip terbaru ini. Chip M5 standar menawarkan kecepatan 20% lebih tinggi daripada generasi M4. Namun, model dasar ini belum mendukung konektivitas Wi-Fi 7 karena tidak memiliki chip nirkabel N1 terbaru dari Apple.
Bagi mereka yang membutuhkan tenaga lebih, M5 Pro dan M5 Max adalah jawabannya. Secara khusus, chip M5 Pro meningkatkan performa pemrosesan multi-core hingga 70% dan menggandakan kemampuan grafis. Sementara itu, M5 Max menawarkan performa setingkat workstation desktop dengan memori hingga 128GB. Oleh karena itu, laptop ini mampu menyaingi laptop PC yang menggunakan kartu grafis Nvidia kelas atas, namun dengan efisiensi baterai yang jauh lebih baik.
Daya Tahan Baterai dan Keberlanjutan
Daya tahan baterai MacBook Pro M5 tetap menjadi keunggulan yang sulit dikejar kompetitor. Untuk penggunaan ringan seperti berselancar di web dan mengetik, laptop ini mampu bertahan hingga 18 jam. Bahkan, untuk beban kerja berat seperti penyuntingan foto dan video, pengguna masih bisa menyelesaikan satu hari kerja penuh dengan sisa baterai sekitar 30%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apple juga semakin serius dalam aspek lingkungan. MacBook Pro ini terbuat dari 45% material daur ulang, termasuk aluminium, kobalt, dan tembaga. Di samping itu, Apple menyediakan panduan perbaikan mandiri dan menjamin baterai dapat bertahan hingga lebih dari 1.000 siklus pengisian daya penuh.
Estimasi Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Mengingat pajak impor dan struktur harga pasar lokal, MacBook Pro seri M5 dipasarkan dengan harga premium di Indonesia.
Berikut adalah estimasi harga pasar Indonesia untuk seri MacBook Pro M5 (2026):
- MacBook Pro 14″ (Chip M5, 16GB RAM, 1TB SSD): Rp 29.999.000
- MacBook Pro 14″ (Chip M5 Pro, 24GB RAM, 1TB SSD): Rp 38.999.000
- MacBook Pro 14″ (Chip M5 Max, 36GB RAM, 1TB SSD): Rp 62.999.000
- MacBook Pro 16″ (Chip M5 Pro/Max): Mulai dari Rp 44.999.000
nvestasi Terbaik untuk Profesional
MacBook Pro M5 membuktikan bahwa efisiensi dan tenaga besar bisa berjalan beriringan. Singkatnya, tidak ada mesin lain yang mampu memberikan performa workstation penuh saat tidak terhubung ke daya listrik dalam waktu selama ini.
Dengan demikian, bagi profesional yang membutuhkan keandalan dan ekosistem macOS yang stabil, MacBook Pro M5 adalah investasi yang tak tergantikan. Meskipun harganya sangat mahal, nilai yang diberikan dalam hal produktivitas menjadikannya laptop Android/Windows alternatif yang sulit ditandingi di awal tahun 2026.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia


















