Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pengeroyokan hingga penganiayaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Pengeroyokan hingga penganiayaan. (Posnews/Ist)

PALOPO, POSNEWS.CO.ID – Seorang imam masjid bernama Ahmad (62) di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, babak belur setelah dikeroyok sekelompok orang tak dikenal (OTK) usai menegur bocah yang bermain pengeras suara di dalam masjid.

Peristiwa itu terjadi di depan Masjid As Salam, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Palopo, pada Rabu (29/4/2026) sore. Korban mengalami luka di wajah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Anak korban, Harun, mengatakan ayahnya mengalami luka cukup serius, terutama di bagian mata yang sebelumnya sempat menjalani operasi.

“Lukanya ada di pelipis. Ayah baru operasi mata pada November 2025, sekarang robek lagi. Dahinya juga benjol,” kata Harun, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Perpres Ojol, Tarif dan Perlindungan Mitra Jadi Fokus

Menurut Harun, insiden bermula saat sejumlah bocah bermain di dalam masjid menjelang salat Asar.

Mereka diduga memainkan mikrofon masjid dan bercanda menggunakan pengeras suara, termasuk mengumandangkan azan secara main-main.

Korban yang kesal kemudian menegur mereka. Ahmad juga sempat menjitak kepala salah satu bocah sebagai bentuk teguran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak itu sering ditegur karena suka merusak fasilitas masjid. Pernah juga melempari kaca masjid,” ujarnya.

Dikeroyok Usai Pimpin Salat Asar

Setelah memimpin salat Asar, Ahmad keluar dari masjid dan berjalan menuju rumahnya.

Namun, saat tiba di depan rumah, korban tiba-tiba dihadang sejumlah pria lalu dikeroyok.

“Dari cerita ayah, ada tiga pria dewasa yang memukulnya. Tapi saksi bilang korban juga sempat dipukul dari belakang saat terjatuh,” kata Harun.

Baca Juga :  Kebakaran Apartemen di Kapuk Cengkareng Diduga Akibat Kebocoran Gas, Satu Penghuni Luka

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami lebam di wajah dan luka di beberapa bagian tubuh.

Polisi Periksa Saksi

Kasus pengeroyokan tersebut kini ditangani Polsek Wara.

Kasi Humas Polres Palopo AKP Marsuki mengatakan polisi telah memeriksa empat saksi.

Penyidik juga menunggu hasil visum untuk meningkatkan kasus ke tahap penyidikan.

“Penyidik sudah memeriksa empat saksi. Terduga pelaku juga sudah dipanggil ke Polsek Wara,” ujar Marsuki.

Polisi masih mendalami motif pasti pengeroyokan dan memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB