Demo Hardiknas, Pengendara Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi Kerahkan 3.545 Personel

Senin, 4 Mei 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, aksi demonstrasi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, aksi demonstrasi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sejumlah elemen massa bakal menggelar aksi demonstrasi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di depan Gedung DPR/MPR RI dan kawasan Monumen Nasional (Monas), Senin (4/5/2026).

Mengantisipasi membludaknya massa aksi, Polda Metro Jaya mengerahkan 3.545 personel gabungan untuk mengamankan jalannya demonstrasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan massa diperkirakan terkonsentrasi di sejumlah titik strategis di Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain di Monas dan DPR/MPR, massa juga diprediksi bergerak ke kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Baca Juga :  Maling Motor Terekam CCTV di Grogol Petamburan Dibekuk di Cilegon, 1 Pelaku Masuk DPO

Ribuan personel yang dikerahkan terdiri dari:

  • 3.351 personel Polda Metro Jaya
  • 176 personel jajaran Polres
  • 18 personel Kayan dan Padal
  • 250 personel Sabuk Kamtibmas

“Personel kami tempatkan di sejumlah titik untuk memastikan aksi berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif,” kata Budi, Senin (4/5/2026).

Sementara itu, polisi mengedepankan pengamanan humanis dan persuasif selama aksi berlangsung.

Petugas juga bersiaga mengatur lalu lintas, menjaga objek vital, hingga mengantisipasi gangguan keamanan di sekitar lokasi demo.

Baca Juga :  Revisi UU Polri Resmi Disahkan DPR, Ini Poin Penting Pembahasannya

“Kami tekankan seluruh personel bertindak humanis. Kehadiran Polri untuk memastikan masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dengan aman,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan parah, polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional.

Pengendara diminta menghindari kawasan Monas, Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka, Jalan Gatot Subroto, hingga area sekitar DPR/MPR.

Polisi juga meminta peserta aksi tetap tertib dan tidak membawa benda berbahaya agar demonstrasi berlangsung aman.

Polda Metro Jaya berharap aksi Hardiknas tetap kondusif dan tidak mengganggu aktivitas warga Jakarta. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Serentak Bekasi 20 September, 154 Desa Dijaga Ketat Polisi
Jumat 18 September, Hujan Ringan Berpeluang Guyur Jakarta hingga Tangerang
Dugaan Pungli Rp10 Ribu di Kalijodo Viral, Pramono Minta Renovasi Total
Patroli Siber Bongkar Bisnis Foto 6 WN China di Tangerang, Ini Modusnya
Tanah Bergerak Mengintai 9 Kecamatan Jakarta, Kenali Tanda-tandanya
Cuaca Jabodetabek Kamis, Hujan Ringan Mengintai Bekasi dan Bogor
Prabowo Minta Danantara Bantu Lanjutkan LRT Jakarta ke JIS dan Whoosh
Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:24 WIB

Pilkades Serentak Bekasi 20 September, 154 Desa Dijaga Ketat Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 05:26 WIB

Jumat 18 September, Hujan Ringan Berpeluang Guyur Jakarta hingga Tangerang

Kamis, 17 September 2026 - 15:10 WIB

Dugaan Pungli Rp10 Ribu di Kalijodo Viral, Pramono Minta Renovasi Total

Kamis, 17 September 2026 - 11:40 WIB

Patroli Siber Bongkar Bisnis Foto 6 WN China di Tangerang, Ini Modusnya

Kamis, 17 September 2026 - 08:28 WIB

Tanah Bergerak Mengintai 9 Kecamatan Jakarta, Kenali Tanda-tandanya

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB

Ilustrasi, CEO Meta Mark Zuckerberg menolak desakan penghentian pengembangan AI. Simak rincian argumen insentif pasar dan evaluasi independen. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

CEO Meta Mark Zuckerberg Tolak Desakan Penghentian AI

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:15 WIB