Dinas LH DKI Angkut 18,72 Ton Sampah Usai Aksi Demo di DPR dan Medan Merdeka

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta membersihkan sekitar 120 meter kubik sampah sisa aksi unjuk rasa di lima lokasi, termasuk Simpang Lima Senen dan Gedung DPR-MPR, Minggu (31/8/2025). (Dok-Kominfo DKI JKY)

Petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta membersihkan sekitar 120 meter kubik sampah sisa aksi unjuk rasa di lima lokasi, termasuk Simpang Lima Senen dan Gedung DPR-MPR, Minggu (31/8/2025). (Dok-Kominfo DKI JKY)

JAKARTA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berhasil mengangkut 18,72 ton sampah dari kawasan Gedung DPR/MPR dan Medan Merdeka setelah aksi unjuk rasa pada Senin (25/8/2025). Operasi pembersihan dimulai sejak Senin malam hingga Selasa (26/8) dini hari, melibatkan 90 petugas kebersihan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa pembersihan dilakukan segera setelah massa bubar.
“Prinsip kami sederhana, hak demonstrasi boleh, tapi hak warga atas lingkungan bersih juga harus dipenuhi. Tim turun tepat waktu agar pagi ini semua sudah bersih,” ujarnya, Selasa (26/8/2025).

Ia menegaskan, respons cepat ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI menjaga kebersihan ruang publik. “Ini bukan soal politik, tapi soal pelayanan dasar. Trotoar dan jalan harus bersih untuk pejalan kaki dan pengendara keesokan harinya,” tambah Asep.

Baca Juga :  Panglima TNI Agus Subiyanto Pimpin Istighosah di Monas, Perkuat Persatuan dan Spiritualitas Bangsa

Lokasi Pembersihan dan Protokol Operasi

Operasi pembersihan terkonsentrasi di dua lokasi utama, yakni:

  1. Sekitar Gedung DPR/MPR, termasuk Jalan Pemuda Senayan, Jalan Pejompongan, hingga Tanah Abang.
  2. Kawasan Gambir, di Jalan Medan Merdeka Barat dan Timur.

Sejak 2023, Pemprov DKI menerapkan protokol standar pasca-demonstrasi, mulai dari pemantauan lokasi, penyiapan armada, hingga peluncuran tim begitu massa bubar.

“Maksimal pukul 05.00 pagi, semua harus sudah bersih. Alhamdulillah pagi ini kondisi sudah normal,” kata Asep.

Petugas dan Peralatan yang Dikerahkan

Untuk operasi ini, Pemprov DKI mengerahkan:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • 150 personel PJLP Sudin LH Jakarta Pusat
  • 100 personel PPSU Kelurahan Gelora dan Bendungan Hilir
  • 12 road sweeper (penyapu jalan mekanis)
  • 3 mini dump truk
  • 10 truk angkut sampah anorganik
Baca Juga :  Pemerintah Atur Takbiran Berbarengan Nyepi, Sound System Dibatasi di Bali

Total sampah yang diangkut mencapai 85 meter kubik atau 18,72 ton, didominasi sampah anorganik seperti banner, botol plastik, dan sisa poster. Pembersihan dilakukan sejak pukul 20.00 WIB, dengan pembersihan berat pada pukul 23.00 WIB hingga dini hari menggunakan kondisi lalu lintas yang sepi.

Kesadaran Lingkungan dan Harapan DLH

Asep mengingatkan masyarakat agar mengelola sampah dengan baik saat menggelar aksi atau berkegiatan massa.
“Berkumpul itu wajar, tapi tinggalkan tempat sebagaimana adanya. Kami siap menampung sampah dengan penyediaan tempat sampah,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB