AS Tunggu Jawaban Iran Saat Kapal LNG Qatar Tembus Selat Hormuz

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Iran dan Oman belum finalisasi kesepakatan Selat Hormuz, sementara Trump mengancam akan mengebom Oman jika menghalangi kepentingan AS. Dok: Istimewa.

Iran dan Oman belum finalisasi kesepakatan Selat Hormuz, sementara Trump mengancam akan mengebom Oman jika menghalangi kepentingan AS. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Amerika Serikat kini memasuki masa penantian krusial terkait masa depan konflik di Timur Tengah. Otoritas di Washington menunggu jawaban resmi Iran atas proposal terbaru guna mengakhiri pertempuran yang telah mengguncang pasar energi global selama lebih dari dua bulan.

Sekretaris Negara AS, Marco Rubio, menyatakan bahwa pemerintah mengharapkan respons dalam hitungan jam. Namun, hingga Sabtu sore, Teheran belum memberikan sinyal pergerakan terhadap draf yang bertujuan mengakhiri perang secara formal sebelum berlanjut ke isu sensitif seperti program nuklir.

Sinyal Kepercayaan: Pelintasan Perdana LNG Qatar

Di tengah kebuntuan diplomatik, sebuah perkembangan signifikan terjadi di perairan Selat Hormuz. Data pelacakan kapal LSEG menunjukkan sebuah tanker gas alam cair (LNG) milik Qatar sedang berlayar menuju Pakistan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber diplomatik menyebutkan bahwa Iran secara khusus memberikan izin pelintasan ini guna membangun kepercayaan dengan Qatar dan Pakistan—yang saat ini bertindak sebagai mediator utama. Jika pelayaran ini tuntas, momen tersebut akan menjadi sejarah sebagai transit perdana kapal LNG Qatar melalui selat tersebut sejak perang meletus pada akhir Februari lalu.

Baca Juga :  Polda Metro Bongkar Jaringan Senjata Api Ilegal, Amunisi Berikut 5 Tersangka Ditangkap

Kontradiksi Analisis Intelijen: Efektivitas Blokade

Pemerintahan Trump saat ini menghadapi perdebatan internal mengenai strategi tekanan ekonomi mereka. Sebuah penilaian dari CIA yang dilaporkan pertama kali oleh Washington Post menunjukkan bahwa Iran kemungkinan mampu menahan tekanan ekonomi dari blokade pelabuhan setidaknya selama empat bulan ke depan.

Meskipun demikian, seorang pejabat intelijen senior membantah klaim tersebut dan menyebutnya sebagai informasi palsu. Pihak pemerintah bersikeras bahwa blokade tersebut telah menghancurkan pendapatan negara Iran secara sistemik. Ketidakpastian mengenai daya tahan ekonomi Teheran ini memicu pertanyaan dari para pemilih domestik dan sekutu Amerika mengenai efektivitas strategi militer Trump.

Eskalasi di UEA dan Kritik Terhadap Sekutu

Ketenangan di hari Sabtu ini terjadi setelah lonjakan kekerasan yang menargetkan Uni Emirat Arab (UEA) pada hari Jumat. Pertahanan udara UEA berhasil mencegat dua rudal balistik dan tiga drone yang meluncur dari wilayah Iran, mengakibatkan tiga orang terluka.

Merespons hal tersebut, Marco Rubio melakukan kunjungan ke Roma dan mempertanyakan sikap Italia serta sekutu Eropa lainnya. Rubio memperingatkan adanya preseden berbahaya jika dunia membiarkan satu negara mengendalikan jalur air internasional secara sepihak. Sementara itu, Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan di Stockholm bahwa negara-negara Eropa berbagi tujuan untuk mencegah nuklir Iran dan sedang berupaya menjembatani perbedaan pandangan dengan Washington.

Baca Juga :  Polri Pasang 76 Unit Internet di Sumatra, Banjir dan Longsor Tak Lagi Putus Komunikasi

Sanksi Baru Jelang KTT Trump-Xi

Sembari menempuh jalur dialog, Departemen Keuangan Amerika Serikat tetap memperkeras tekanan finansial. Washington menjatuhkan sanksi baru terhadap 10 individu dan perusahaan, termasuk beberapa entitas di China dan Hong Kong.

Entitas-entitas tersebut terbukti membantu militer Iran mengamankan bahan baku untuk memproduksi drone Shahed. Pengumuman ini muncul hanya beberapa hari sebelum Presiden Donald Trump terbang ke China untuk bertemu dengan Presiden Xi Jinping. Langkah tersebut menjadi sinyal bagi Beijing bahwa Amerika Serikat akan tetap menindak tegas setiap dukungan terhadap pangkalan industri militer Iran di tahun 2026.

Situasi di Selat Hormuz tetap menjadi barometer utama stabilitas ekonomi dunia. Keberhasilan pelintasan kapal LNG Qatar memberikan “napas” bagi pasar, namun perdamaian permanen masih bergantung pada kesediaan Iran untuk kembali ke meja perundingan nuklir.

Singkatnya, kunjungan Trump ke China pekan depan diprediksi akan menjadi babak akhir bagi drama diplomasi ini. Dunia kini memantau apakah tekanan gabungan antara sanksi dan mediasi Pakistan mampu menghasilkan kesepakatan tertulis sebelum konflik ini memicu resesi global yang lebih parah.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB
Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa
Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:24 WIB

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 September 2026 - 07:24 WIB

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Berita Terbaru

Los Angeles Dodgers amankan tiket postseason MLB 14 musim beruntun usai tekuk Cincinnati Reds 4-1. Simak rincian rekor. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:24 WIB

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB