Polri Pasang 76 Unit Internet di Sumatra, Banjir dan Longsor Tak Lagi Putus Komunikasi

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polri memasang jaringan internet darurat di lokasi terdampak banjir dan longsor Sumatra. (Posnews/Ist)

Personel Polri memasang jaringan internet darurat di lokasi terdampak banjir dan longsor Sumatra. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perjuangan Polri untuk menghidupkan kembali aktivitas warga di lokasi bencana hingga kini terus berlangsung. Salah satunya lewat jaringan internet.

Di tengah lumpur tebal, jembatan putus, dan desa-desa yang terisolasi total, Polri setiap hari menembus medan sulit untuk satu tujuan: mengembalikan komunikasi warga dengan keluarga mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga 6 Desember 2025, sebanyak 76 unit jaringan internet telah dipasang di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Jaringan ini menjadi penyelamat utama warga yang berhari-hari kehilangan sinyal.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa pemasangan jaringan ini merupakan bagian dari Transformasi Polri yang cepat, adaptif, dan berorientasi pelayanan.

β€œSetiap menit sangat berarti bagi warga terdampak. Polri memastikan mereka bisa kembali terhubung dengan keluarga, karena ketenangan itu sangat penting untuk pemulihan,” ujarnya, Sabtu (6/12/25).

Internet Sambungan Harapan

Jaringan internet yang hidup kembali bukan sekadar koneksi digital, tetapi juga sambungan harapan. Di Masjid Raya Baing Nag Batipuh Selatan, tenda pengungsian Polres Agam, hingga Pos Pengungsian SDN 05 Kayu Pasak Palembayan, warga menangis haru saat video call pertama setelah berhari-hari kehilangan kabar.

Baca Juga :  Menteri HAM Siapkan Sanksi Mengerikan untuk Perusahaan Perusak Lingkungan

Salah satu momen paling menyentuh terjadi ketika seorang ibu pengungsi dihubungkan kembali dengan anaknya di Medan.

Saat ditanya personel Polri, β€œTelepon dengan siapa Bu?”, ia menjawab sambil tersenyum, mata berkaca-kaca: β€œSama anak saya… Alhamdulillah, sudah bisa terhubung lagi.”

Brigjen Trunoyudo menekankan bahwa layanan internet ini 100 persen gratis, tanpa pungutan apapun. Selain menghubungkan warga dengan keluarga, jaringan ini juga mempercepat arus informasi ke pemerintah dan tim penanganan bencana.

β€œBegitu jaringan menyala, warga langsung bisa melaporkan kondisi mereka. Informasi cepat dan akurat menentukan langkah penanganan darurat. Karena itu, pemasangan kami prioritaskan di titik-titik gelap sinyal,” tegasnya.

Proses pemasangan penuh tantangan. Personel harus menembus longsor berjalan kaki, memanggul perangkat manual, hingga memasang antena di lokasi yang tak bisa dijangkau kendaraan.

Semua dilakukan agar jalur komunikasi kembali hidup, karena setiap pesan yang terkirim menjadi kekuatan bagi para pengungsi untuk bertahan.

Baca Juga :  Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros, Satu Korban Ditemukan di Jurang 200 Meter

Distribusi Jaringan Internet Polri per 6 Desember 2025:

ACEH β€” 36 Unit

  • Polres Aceh Tamiang β€” 5 titik
  • Polres Aceh Timur β€” 2 titik
  • Polres Langsa β€” 2 titik
  • Polres Aceh Tengah β€” 2 titik
  • Polres Bener Meriah β€” 1 titik
  • Ditlantas Polda Aceh β€” 1 titik

SUMATERA UTARA β€” 32 Unit

  • Polres Taput β€” 2 titik (Polres Taput, Polsek Adiankoting)
  • Polres Tapsel β€” 2 titik (Polsek Sipirok, Polsek Batang Toru)
  • Polres Sibolga β€” 3 titik (Polres Sibolga, Polsek Sambas, Polsek Selatan)
  • Polres Tapteng β€” 8 titik (Pinang Sori, Kolang, Manduaman, Sorkam, Barus, Sibabangun, Pandan, Polres Tapteng)
  • Polres Langkat β€” 4 titik (Polres Langkat, Brandan, Pangkalan Susu, Besitang)

SUMATERA BARAT β€” 8 Unit

  • Polda Sumbar β€” 1 titik
  • Polres Agam β€” 2 titik
  • Polres Padang Panjang β€” 3 titik
  • Polres Solok Kota β€” 2 titik

Menutup keterangannya, Brigjen Trunoyudo menegaskan kembali komitmen Polri.

β€œKami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendirian. Setiap jaringan internet yang terpasang adalah jembatan harapan. Polri akan terus bekerja hingga seluruh kebutuhan komunikasi dan bantuan pulih sepenuhnya,” ungkapnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntΓ³nio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntΓ³nio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB