TNI Kirim 742 Prajurit untuk Misi Perdamaian PBB di Lebanon pada 22 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman meninjau kesiapan 742 prajurit TNI di PMPP Sentul sebelum diberangkatkan ke Lebanon untuk misi perdamaian PBB. (Posnews/Ist)

Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman meninjau kesiapan 742 prajurit TNI di PMPP Sentul sebelum diberangkatkan ke Lebanon untuk misi perdamaian PBB. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman meninjau langsung kesiapan pasukan perdamaian Indonesia di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2026).

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan 742 prajurit TNI yang dijadwalkan berangkat ke Lebanon pada 22 Mei 2026 untuk menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pasukan tersebut akan merotasi personel TNI yang saat ini masih bertugas di wilayah konflik Lebanon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dudung Pastikan Pasukan Siap Berangkat

Dudung menegaskan seluruh personel telah menerima pembekalan maksimal sebelum diberangkatkan ke Timur Tengah.

Ia memastikan kondisi pasukan dalam keadaan siap menjalankan tugas negara.

Baca Juga :  Tragedi di Arena Hoki: Penembakan di Rhode Island Tewaskan 3 Orang, Termasuk Pelaku

“Saya lihat pasukan sudah siap. Ini memang misi PBB, tetapi yang lebih penting adalah membawa nama bangsa Indonesia,” kata Dudung.

Ia juga mengingatkan prajurit agar selalu mengutamakan keselamatan selama bertugas.

Selain itu, Dudung meminta seluruh personel menjaga nama baik Indonesia di mata dunia internasional.

Menurut Dudung, pasukan perdamaian Indonesia memiliki reputasi positif di berbagai negara konflik.

Prajurit TNI dinilai dikenal ramah, disiplin, peduli terhadap masyarakat, dan serius saat menjalankan tugas kemanusiaan.

“Prajurit Indonesia sangat dihormati karena keramahannya, kepeduliannya, dan profesionalismenya,” ujarnya.

Menlu Ingatkan Medan Lebanon Tidak Aman

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono mengingatkan pasukan agar tetap waspada karena wilayah penugasan tidak sepenuhnya aman.

Baca Juga :  Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, Ini Penjelasan Sarmuji

Ia meminta seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh semangat dan tetap memprioritaskan keselamatan.

“Sebagai penjaga perdamaian, kalian tetap akan menghadapi situasi yang tidak mudah,” kata Sugiono.

Ia berharap seluruh pasukan dapat menuntaskan misi dan kembali ke Indonesia dalam kondisi selamat.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, Kadivhubinter Polri Irjen Pol Amur Chandra Juli Buana, serta Komandan PMPP TNI Mayjen Iwan Bambang Setiawan.

Pemerintah berharap misi perdamaian TNI di Lebanon kembali memperkuat reputasi Indonesia di tingkat internasional sebagai negara yang aktif menjaga perdamaian dunia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat, Kajari Jakarta Pusat, Selatan dan Utara Berganti
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disorot, Ada Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Pekan
Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan
Detik-Detik Penumpang Melahirkan di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, 400 Prajurit Disiapkan
Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong, Ombudsman: Segera Dirobohkan
Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri 2027, Tinggal Scan Barcode
Tes DNA Ungkap Identitas Surakman, ABK Kapal Pembawa 5 Jurnalis Dipulangkan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 06:17 WIB

Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat, Kajari Jakarta Pusat, Selatan dan Utara Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 05:53 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disorot, Ada Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Pekan

Kamis, 24 September 2026 - 20:10 WIB

Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan

Kamis, 24 September 2026 - 14:59 WIB

Detik-Detik Penumpang Melahirkan di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang

Kamis, 24 September 2026 - 14:02 WIB

KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, 400 Prajurit Disiapkan

Berita Terbaru

Board of Peace mengajukan proposal rekonstruksi Gaza senilai $2,45 miliar. Simak rincian 66 proyek serta rencana pengerahan pasukan internasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Board of Peace Ajukan Rencana Rekonstruksi Gaza

Sabtu, 26 Sep 2026 - 06:12 WIB