JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung mengevaluasi jadwal Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, usai pelaksanaan perdana pada Minggu (10/5/2026).
Langkah itu diambil setelah sejumlah tempat ibadah mengeluhkan jadwal CFD yang dinilai berbenturan dengan aktivitas ibadah Minggu pagi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui antusiasme warga terhadap CFD perdana di Rasuna Said sangat tinggi.
Warga memadati kawasan tersebut sejak pagi untuk berolahraga hingga menikmati ruang publik baru di pusat bisnis Jakarta Selatan.
Namun di sisi lain, pengelola tempat ibadah di sekitar lokasi meminta Pemprov DKI menyesuaikan jadwal agar akses jemaat tetap lancar.
“Antusiasme publik luar biasa. Namun ada permintaan dari tempat ibadah karena kegiatan ibadah biasanya dimulai pukul 10.00 WIB,” kata Pramono di Pasar Kramat Jati, Senin (11/5/2026).
Jam CFD Dipangkas
Pramono memastikan CFD di Rasuna Said tetap dimulai pukul 05.30 WIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, Pemprov DKI bakal mempercepat waktu berakhir CFD agar tidak mengganggu aktivitas ibadah warga.
“CFD tetap dimulai pukul 05.30 WIB, tetapi waktu selesai akan kami percepat,” tegasnya.
Sudirman-Thamrin Ikut Dievaluasi
Tak hanya Rasuna Said, Pemprov DKI juga mengevaluasi jadwal CFD di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia dan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia.
Kedua lokasi itu tetap dimulai pukul 05.30 WIB.
Namun, Pemprov masih membahas apakah CFD akan berakhir pukul 09.30 WIB atau tetap pukul 10.00 WIB.
Keputusan final dijadwalkan diumumkan sebelum 1 Juni 2026.
Pemprov DKI menegaskan evaluasi dilakukan agar program CFD tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lain.
Selain mendorong gaya hidup sehat, pemerintah juga ingin memastikan kegiatan ibadah dan mobilitas warga tetap nyaman setiap akhir pekan. (red)
Editor : Hadwan












