Mahfud MD Minta Publik Sabar Soal Barakuda Tabrak Ojol Saat Demo di Jakarta

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahfud MD mengungkapkan cucunya menjadi korban keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yogyakarta. Dok-Istimewa

Mahfud MD mengungkapkan cucunya menjadi korban keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yogyakarta. Dok-Istimewa

JAKARTA – Mantan Menkopolhukam Mahfud MD meminta masyarakat tetap sabar menyikapi insiden kendaraan taktis (rantis) Barakuda yang menabrak ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan hingga tewas.

Melalui akun Instagram resminya, @mohmahfudmd, Mahfud menulis, “BARAKUDA TABRAK PENDEMO. Sabar dan jernih dalam melihat peristiwa,” Jumat (29/8/2025).

Mahfud menegaskan, peristiwa tersebut bukan sepenuhnya kesalahan personel Brimob. Ia menilai tragedi itu terjadi akibat ulah pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi secara serakah.

Baca Juga :  Pemprov DKI Jakarta Bentuk Posko Krisis Center Jaga Jakarta untuk Antisipasi Aksi Unjuk Rasa

Menurutnya, masyarakat yang berdemo tidak bisa disalahkan atau ditindak represif karena mereka hanya menyuarakan aspirasi dalam menuntut keadilan. Di sisi lain, ia juga meminta publik memahami kondisi aparat lapangan yang terjepit. “Jika tidak tegas, disalahkan atasan; jika terlalu tegas, berhadapan dengan massa,” jelasnya.

Baca Juga :  Ibu Hamil Ditandu 7 Km di Maros, DPR Minta Pemda Perbaiki Jalan Rusak

Mahfud menekankan, pihak yang seharusnya bertanggung jawab adalah pejabat korup serta pelaku politik-ekonomi serakah. “Jangan benturkan aparat dengan rakyat yang menggunakan hak konstitusionalnya,” tegasnya.

Sebagai penutup, Mahfud mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah situasi tegang. Ia bahkan membagikan aktivitas olahraga paginya di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sekaligus menyapa masyarakat. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transnasionalisme di Era Digital: Bagaimana Internet Melemahkan Monopoli Informasi Negara
Keamanan Kolektif: Saat Serangan terhadap Satu Negara Adalah Serangan terhadap Semua
Integrasi Regional: Belajar dari Uni Eropa dalam Menghapus Warisan Konflik Berabad-abad
Hukum Internasional sebagai Panglima: Menegakkan Keadilan di Tengah Krisis Kemanusiaan
Debat Panas PBB: AS dan Sekutu Barat Bentrok dengan Rusia-China soal Nuklir Iran
Diplomasi Jalur Dua: Peran Aktor Non-Negara dalam Menjembatani Konflik Antarnegara
Beirut Membara: Serangan Israel Sasar Jantung Kota, 800 Ribu Warga Lebanon Mengungsi
Mojtaba Khamenei Bersumpah Tutup Selat Hormuz

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:23 WIB

Transnasionalisme di Era Digital: Bagaimana Internet Melemahkan Monopoli Informasi Negara

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:20 WIB

Keamanan Kolektif: Saat Serangan terhadap Satu Negara Adalah Serangan terhadap Semua

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:15 WIB

Integrasi Regional: Belajar dari Uni Eropa dalam Menghapus Warisan Konflik Berabad-abad

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:10 WIB

Hukum Internasional sebagai Panglima: Menegakkan Keadilan di Tengah Krisis Kemanusiaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:30 WIB

Debat Panas PBB: AS dan Sekutu Barat Bentrok dengan Rusia-China soal Nuklir Iran

Berita Terbaru