TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA) meluncurkan roket H3 nomor enam pada Jumat pagi waktu setempat. Langkah taktis ini berlangsung sukses dari Pusat Antariksa Tanegashima di wilayah barat daya Jepang.
Roket H3 nomor enam meluncur ke angkasa sekitar pukul sembilan lewat lima puluh lima menit pagi. Sebab, cuaca buruk di lokasi peluncuran sempat memaksa JAXA menunda misi ini selama dua hari.
Inovasi Mesin Cair dan Efisiensi Biaya
Roket model baru ini menggunakan konfigurasi mesin yang jauh lebih sederhana daripada versi sebelumnya. Sebab, JAXA merancang roket ini hanya dengan tiga mesin utama tanpa pendorong roket padat (solid rocket booster).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibatnya, roket H3 jenis ini memiliki bobot yang jauh lebih ringan dan biaya produksi yang lebih murah. Keberhasilan penerbangan ini juga melengkapi seluruh lini dari tiga konfigurasi roket H3 milik JAXA.
Misi Pelepasan Enam Satelit Kecil
Misi antariksa kali ini juga sukses melepaskan enam unit satelit berukuran kecil ke orbit bumi. Sebagai contoh, roket membawa satelit Umitsubame milik Institut Sains Tokyo untuk mengamati lautan menggunakan kamera khusus.
Selain itu, roket ini membawa satelit Shiraito milik Universitas Shizuoka ke luar angkasa. Satelit Shiraito akan menguji teknologi baru untuk membersihkan sampah antariksa yang mengapung di orbit bumi.
Bangkit dari Sejarah Kegagalan Misi
JAXA akhirnya meraih kesuksesan besar setelah menghadapi rentetan kegagalan dalam beberapa misi penerbangan sebelumnya. Sebagai contoh, misi peluncuran roket H3 pada Desember tahun lalu gagal menempatkan satelit ke orbit.
Namun, kegagalan paling menyakitkan terjadi saat penerbangan perdana roket H3 pada Maret tahun dua ribu dua puluh tiga. JAXA segera mengirimkan perintah penghancuran diri karena mesin tahap kedua gagal menyala di udara.
JAXA juga menunda peluncuran roket nomor enam ini selama beberapa bulan. Sebab, tim teknis menemukan masalah teknis pada uji pembakaran mesin pada bulan Juli tahun lalu. Pada akhirnya, keberhasilan hari ini membuktikan ketangguhan teknologi luar angkasa Jepang di kancah global.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












