Pigai Kerahkan Seluruh Jajaran KemenHAM Hadapi Dampak El Nino dan Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM Natalius Pigai. (Posnews/Ist)

Menteri HAM Natalius Pigai. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menggerakkan seluruh jajaran Kementerian HAM Republik Indonesia (KemenHAM RI) di berbagai daerah untuk memperkuat langkah antisipasi terhadap dampak El Nino yang semakin terasa di sejumlah wilayah Indonesia.

Instruksi tersebut menekankan kerja cepat, koordinasi lintas sektor, dan kehadiran langsung aparat di tengah masyarakat.

Pigai meminta seluruh kantor wilayah KemenHAM RI tidak hanya berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tetapi juga aktif memantau kondisi lapangan agar dampak sosial akibat cuaca ekstrem dapat segera direspons.

“Seluruh jajaran KemenHAM RI di Indonesia harus bahu-membahu bersama pemerintah daerah dalam langkah-langkah pengendalian dampak El Nino,” ujar Pigai dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).

Waspadai Karhutla hingga Gagal Panen

Pigai menyebut musim kering berkepanjangan berpotensi memicu karhutla, kekeringan, krisis air, dan gagal panen.

Ia menginstruksikan jajaran KemenHAM RI memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan pihak terkait untuk mempercepat antisipasi.

Pemerintah memperkuat pengendalian karhutla melalui OMC, water bombing, helikopter, dan pesawat pemadam di wilayah rawan.

Aparat Diminta Hadir di Tengah Warga

Pigai menegaskan bahwa jajaran KemenHAM RI harus turun langsung ke lapangan dan tidak hanya mengandalkan laporan administratif.

Baca Juga :  Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, 27 Anggota TNI-Polri Terluka - 69 Orang Ditangkap

Kehadiran aparat di tengah masyarakat dinilai penting untuk memastikan kelompok rentan memperoleh perlindungan dan bantuan yang diperlukan.

“Seluruh jajaran KemenHAM RI harus aktif turun ke masyarakat dan memperkuat langkah antisipasi bersama pihak terkait,” tegasnya.

Ia menambahkan, penanganan El Nino tidak boleh berhenti pada upaya pemadaman kebakaran atau pengendalian bencana semata.

Pemerintah juga harus memastikan hak masyarakat atas air, pangan, kesehatan, dan rasa aman tetap terpenuhi selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung.

Pemerintah memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menekan dampak El Nino, kekeringan, dan risiko karhutla.**

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat, Kajari Jakarta Pusat, Selatan dan Utara Berganti
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disorot, Ada Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Pekan
Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan
Detik-Detik Penumpang Melahirkan di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, 400 Prajurit Disiapkan
Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong, Ombudsman: Segera Dirobohkan
Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri 2027, Tinggal Scan Barcode
Tes DNA Ungkap Identitas Surakman, ABK Kapal Pembawa 5 Jurnalis Dipulangkan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 06:17 WIB

Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat, Kajari Jakarta Pusat, Selatan dan Utara Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 05:53 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disorot, Ada Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Pekan

Kamis, 24 September 2026 - 20:10 WIB

Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan

Kamis, 24 September 2026 - 14:59 WIB

Detik-Detik Penumpang Melahirkan di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang

Kamis, 24 September 2026 - 14:02 WIB

KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, 400 Prajurit Disiapkan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Senat Italia menyetujui RUU kerangka hukum energi nuklir generasi baru. Simak rincian kebijakan PM Giorgia Meloni dan reaksi aktivis. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Senat Italia Sahkan Aturan Kerangka Hukum Energi Nuklir

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:08 WIB